Mengapa Perlu Rontgen Sebelum Melakukan Perawatan Gigi?
Rata Family, mungkin kamu pernah mendengar atau bahkan diminta menjalani rontgen gigi saat pemeriksaan ke dokter gigi. Pemeriksaan rontgen gigi sering direkomendasikan untuk melihat kondisi gigi dan jaringan mulut yang tidak bisa terlihat secara langsung, seperti akar gigi, tulang rahang, hingga posisi gigi yang tersembunyi. Lewat pemeriksaan ini, dokter gigi bisa menentukan diagnosis dan rencana perawatan dengan lebih akurat. Lalu, sebenarnya apa itu rontgen gigi, apa saja jenisnya, berapa biaya rontgen gigi, dan manfaat apa yang bisa kamu dapatkan? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Definisi Rontgen Gigi
Mengutip Healthline, Dental X-ray atau rontgen gigi adalah prosedur medis yang digunakan dokter gigi untuk mengambil gambar gigi dengan sinar-X beradiasi rendah. Prosedur ini ditujukan untuk menangkap gambar bagian dalam gigi serta gusi, sehingga dokter gigi lebih mudah mendiagnosis masalah gigi, seperti gigi berlubang, kerusakan gigi, impaksi gigi, pembengkakan gusi, dan struktur gigi lainnya.
Mengapa Perlu Rontgen Gigi
Rontgen gigi diperlukan untuk membantu dokter memahami kondisi gigi dan rahang secara menyeluruh, terutama pada kasus gigi berantakan yang tidak bisa dinilai hanya dari tampilan luar. Melalui foto rontgen gigi, dokter dapat melihat posisi akar gigi, arah tumbuh gigi, kepadatan tulang rahang, hingga potensi masalah tersembunyi seperti gigi yang impaksi atau tumbuh miring. Informasi ini penting sebagai dasar penyusunan rencana perawatan yang tepat, baik untuk meratakan susunan gigi, menentukan jenis perawatan yang dibutuhkan, maupun meminimalkan risiko selama proses perawatan berlangsung.
Menurut Cleveland Clinic, hasil rontgen gigi akan membantu dokter gigi untuk mendiagnosis masalah seputar:
Gigi berlubang
Kerusakan gigi
Impaksi gigi
Kelainan struktur gigi
Pemeriksaan gigi bungsu yang baru tumbuh
Pemeriksaan jaringan lunak dan otot di sekitar gigi dan mulut
Pembengkakan atau masalah gusi lainnya
Evaluasi struktur tulang dan gigi
Pemeriksaan kista, tumor, dan abses di mulut
Mendeteksi penyakit periodontal lanjut
Mendeteksi kista di tulang rahang
Mendeteksi tumor rahang dan kanker mulut
Mendeteksi gangguan rahang atau gangguan sendi (temporomandibular atau TMJ)
Mendeteksi radang dalam selaput lendir
Nah, hasil dari pemeriksaan rontgen ini sangat membantu dokter untuk melakukan tindakan selanjutnya. Apabila dalam kondisi tertentu dokter membutuhkan informasi lebih lanjut, dokter mungkin akan menyarankan kamu untuk melakukan pemindaian Computed Tomography (CT), Magnetic Resonance Imaging (MRI), atau Dental Cone Beam CT untuk menampilkan gambar gigi dan rahang yang lebih jelas.
Jenis-jenis Rontgen Gigi
Setidaknya ada dua jenis rontgen gigi, yaitu pemeriksaan intraoral dan ekstraoral. Intraoral adalah pemeriksaan yang diambil di dalam mulut, sedangkan ekstraoral diambil dari luar mulut. Ketahui lebih lengkap mengenai perbedaan kedua jenis rontgen gigi berikut ini!
Rontgen Intraoral
Mengutip WebMD, Rontgen Intraoral adalah jenis rontgen gigi yang paling sering digunakan oleh dokter gigi, di mana sinar-X berada di dalam mulut untuk mengambil gambar rahang dan gigi lebih detail. Pemeriksaan ini memungkinkan dokter untuk melihat lebih jelas apabila ada masalah pada akar dan tulang gigi, serta memeriksa apabila ada gigi berlubang dan masalah gigi lainnya. Rontgen Intraoral terdiri dari 3 jenis rontgen gigi, yaitu:
1. Bite-wing X-rays
Bitewing X-rays merupakan alat rontgen gigi untuk mendeteksi apabila ada kerusakan di antara gigi dan perubahan kepadatan tulang yang disebabkan oleh penyakit gusi.
2. Periapical X-rays
Sedangkan Periapical X-rays berguna untuk menangkap gambar keseluruhan gigi, mulai dari mahkota, ujung akar gigi, hingga ke rahang gigi. Jenis rontgen gigi ini bisa menunjukkan detail dimensi gigi secara lengkap di rahang atas dan rahang bawah untuk mendeteksi apabila ada kelainan struktur akar dan tulang yang membangun gigi.
3. Occlusal X-rays
Occlusal X-rays digunakan untuk menangkap gambar seluruh lengkung gigi di rahang atas dan rahang bawah untuk mengamati perkembangan atau penempatan gigi yang tepat.
Rontgen Ekstraoral
Rontgen Ekstraoral adalah jenis rontgen gigi di mana sinar-X ditempatkan di luar mulut dengan fokus utama untuk melihat kondisi rahang dan tengkorak. Mengutip WebMD, rontgen ektraoral terbagi ke dalam 5 jenis, yaitu:
1. Panoramic X-rays
Jenis rontgen gigi ini digunakan untuk menangkap gambar dari seluruh area mulut, termasuk semua gigi di rahang atas dan bawah. Panoramic X-rays berguna untuk mendeteksi posisi gigi bungsu yang baru tumbuh, gigi yang impaksi, dan membantu dalam diagnosis tumor.
2. Tomograms
Tomograms dilakukan untuk memeriksa struktur gigi yang sulit dilihat secara jelas dengan pemeriksaan lain. Jenis rontgen gigi ini dapat membantu mendeteksi lapisan tertentu pada mulut.
3. Cephalometric Projections
Cephalometric Projections adalah jenis rontgen gigi yang bisa menunjukkan seluruh gambar sisi kepala. Prosedur ini ditujukan untuk memeriksa postur gigi yang berkaitan dengan struktur rahang dari bentuk wajah seseorang. Selain itu, prosedur ini juga biasanya digunakan untuk rencana perawatan gigi jangka panjang, seperti implan gigi, pasang gigi palsu, hingga behel.
4. Sialography
Jenis rontgen gigi ini berguna untuk memvisualisasikan kelenjar saliva (ludah) setelah injeksi pewarna. Zat pewarna diinjeksikan ke kelenjar ludah, sehingga organ dan jaringan lunak dapat terlihat pada sinar-X. Rontgen gigi ini biasanya digunakan untuk mendeteksi masalah kelenjar ludah, seperti penyumbatan atau sindrom Sjogren.
5. Computed Tomography (CT Scan)
Familiar dengan CT Scan? CT Scan adalah jenis rontgen gigi untuk menampilkan gambar organ dalam format tiga dimensi yang biasanya dilakukan di pusat radiologi. CT Scan digunakan untuk mengidentifikasi masalah pada tulang wajah, termasuk pemasangan implan gigi dan pencabutan gigi yang sulit.
Prosedur Rontgen Gigi
Pemeriksaan rontgen gigi dilakukan melalui beberapa tahapan yang sederhana dan aman. Secara umum, prosesnya terbagi menjadi tiga bagian utama, yaitu sebelum, saat, dan setelah pemeriksaan.
1. Sebelum Pemeriksaan
Rontgen gigi tidak memerlukan persiapan khusus. Biasanya, pasien hanya dianjurkan untuk menyikat gigi terlebih dahulu agar area mulut lebih bersih dan nyaman saat pemeriksaan dilakukan.
Di klinik, kamu akan duduk di kursi periksa dan diminta mengenakan rompi pelindung berbahan timah di area dada dan pangkuan untuk melindungi tubuh dari paparan radiasi. Mesin sinar-X kemudian diposisikan di sekitar kepala untuk mengambil gambar kondisi gigi dan rahang. Pada beberapa klinik, rontgen dilakukan di ruangan khusus, sementara di klinik lain bisa dilakukan di ruang perawatan yang sama.
2. Saat Pemeriksaan
Ketika proses rontgen dimulai, sinar-X akan diarahkan melalui area mulut menuju sensor atau detektor digital yang menangkap gambar struktur gigi. Proses pengambilan gambar ini berlangsung singkat, umumnya sekitar 12–20 detik. Hasil rontgen akan tersimpan secara digital dan siap digunakan oleh dokter gigi untuk keperluan diagnosis.
3. Setelah Pemeriksaan
Setelah gambar rontgen tersedia, dokter gigi akan meninjau hasilnya untuk melihat kondisi gigi, akar, dan jaringan pendukung lainnya. Jika rontgen dilakukan bersamaan dengan tindakan lain seperti pembersihan gigi, pembahasan hasil biasanya dilakukan setelah prosedur selesai.
Apabila ditemukan masalah seperti gigi berlubang, infeksi, atau kelainan posisi gigi, dokter akan langsung menjelaskan kondisi tersebut beserta pilihan perawatan yang dapat dilakukan. Namun, jika tidak ada temuan khusus, artinya kondisi gigimu dalam keadaan baik dan terjaga.
Itulah informasi mengenai definisi, manfaat dan jenis rontgen gigi. Jangan lupa untuk rutin cek kondisi gigi ke klinik setiap 6 bulan sekali ya! Salah satu yang bisa kamu datangi adalah Klinik Rata.
Di Klinik Rata, kamu bisa melakukan berbagai perawatan gigi yang dibutuhkan. Mulai dari perawatan untuk memperbaiki kerusakan gigi, perawatan ortodontik, hingga perawatan untuk meratakan gigi secepat 3-6 bulan* dengan Clear Aligner Rata.
Rata juga memiliki tim dokter gigi profesional yang akan membantu memperbaiki kondisi kesehatan gigi kamu. Jadi tunggu apalagi? Yuk, segera jadwalkan kedatanganmu ke Klinik Rata! Cek website dan Instagram @rata.id untuk info lengkap seputar cara konsultasi, ya!
Rekomendasi Klinik Gigi & Clear Aligners Terdekat
Simak daftar alamat Klinik Rata terdekat di sekitarmu jika ingin berkonsultasi dengan dokter gigi, ya!
Rata.id Clinic Center | Klinik Gigi & Clear Aligners
Kunjungi dokter gigi Rata terdekat di Pakubuwono, Kebayoran Baru untuk konsultasi mengenai perawatan aligner gigi atau masalah kesehatan gigi dan mulut lainnya.
Alamat: Jl. Pakubuwono VI No.71, RT.11/RW.2, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta, 12120
Rata.id Bali | Klinik Gigi & Clear Aligners
Mencari klinik gigi di Bali? Klinik Rata Bali hadir untuk menjawab kebutuhan akan kesehatan gigi dan mulut kamu. Jangan sungkan untuk berkonsultasi mengenai perawatan untuk meratakan gigi tanpa behel dengan Clear Aligners™ Rata, ya!
Alamat:Jl. Sunset Road No.105, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
Rata.id Surabaya, Jawa Timur | Klinik Gigi & Clear Aligners
Tinggal di luar Jabodetabek? Tenang! Klinik Rata juga tersedia di area kota Surabaya dan sekitarnya. Kunjungi dokter gigi Rata di alamat berikut, ya.
Alamat: Jl. Indragiri No.48-A, RT.015/RW.06, Darmo, Kec. Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur 60241, Indonesia.
Segera jadwalkan kedatanganmu ke Klinik Rata! Cek website Rata dan Instagram @rata.id untuk info lengkap. Hubungi tim Rata dengan klik tombol WhatsApp di bawah layar, ya!
komentar
Belum ada komentar
Jadi yang pertama memberikan komentar