icon
Rata
Home
Apa itu Rata?
Cara Konsultasi
Klinik Rata
Untuk Dokter
Artikel
Promo
Rata
icon
  • Apa itu Rata?
  • Cara Konsultasi
  • Klinik Rata
  • Untuk Dokter
  • Artikel
  • Promo
Homepage/Artikel/Kesehatan Gigi Dan Mulut/5 Penyebab Gigi Berlubang yang Tak Boleh Dianggap Sepele/
Kesehatan Gigi Dan Mulut

5 Penyebab Gigi Berlubang yang Tak Boleh Dianggap Sepele

5 Penyebab Gigi Berlubang yang Tak Boleh Dianggap Sepele
dok. Rata Indonesia

Rata Family apakah kamu pernah atau sedang mengalami gigi berlubang? Ya, gigi berlubang atau yang juga biasa disebut gigi bolong, merupakan salah satu masalah kesehatan gigi yang umum terjadi, baik pada orang dewasa, anak-anak, hingga lansia. Lantas, apa penyebab gigi berlubang yang kerap disepelekan?


Mengutip Mayo Clinic, penyebab gigi berlubang yang paling umum adalah plak. Ini merupakan lapisan tipis dan lengket yang terbentuk dari sisa-sisa makanan, air liur, serta jutaan bakteri. Nah, ketika kamu makan dan minum tapi jarang membersihkan mulut, maka plak tersebut akan terbentuk di permukaan gigi dan menghasilkan asam.


Asam inilah yang akan terus mengikis lapisan terluar gigi (enamel) hingga akhirnya membentuk lubang. Pada awalnya, lubang tersebut akan berukuran kecil. Namun jika tidak dirawat dengan baik, lubang atau rongga itu akan menjadi semakin besar dan meningkatkan beragam risiko masalah gigi lain, seperti infeksi hingga gigi tanggal.


Kemunculan plak penyebab gigi berlubang ini ternyata dapat dipicu oleh berbagai faktor risiko. Salah satunya dari kebiasaan sehari-hari. Apa sajakah itu? Yuk, simak lima penyebab gigi berlubang seperti dikutip dari Mayo Clinic berikut ini. 


Apa penyebab gigi berlubang?


1. Makanan dan minuman manis

Siapa yang suka mengonumsi makanan dan minuman manis? Rasanya hampir semua orang menyukai jenis makanan ini. Meski menggiurkan, makanan ini ternyata penyebab gigi berlubang, lho!


Itu karena makanan dan minuman manis adalah santapan lezat bagi para bakteri di dalam mulut. Nah, bakteri-bakteri itu akan menggerogoti sisa-sisa gula yang menempel di permukaan gigi dan menghasilkan asam. Asam ini lah yang akan bercampur dengan air liur yang kemudian membentuk plak di permukaan gigi. Plak yang dibiarkan menumpuk itu akan mengikis lapisan enamel gigi hingga menyebabkan lubang.


Sebetulnya, kamu tidak perlu berhenti mengonsumsi makanan dan minuman manis, karena tubuh tetap membutuhkan gula sebagai energi. Kamu hanya perlu membatasi porsi dan frekuensi asupan makanan manis setiap harinya. Selain itu, pastikan juga kamu rajin membersihkan gigi dan mulut sehabis makan atau minum yang manis-manis ya!


2. Jarang menyikat gigi