icon
Rata
Home
Apa itu Rata?
Cara Konsultasi
Klinik Rata
Untuk Dokter
Artikel
Promo
Rata
icon
  • Apa itu Rata?
  • Cara Konsultasi
  • Klinik Rata
  • Untuk Dokter
  • Artikel
  • Promo
Homepage/Artikel/Kesehatan Gigi Dan Mulut/5 Masalah Gigi Terbanyak di Indonesia/
Kesehatan Gigi Dan Mulut

5 Masalah Gigi Terbanyak di Indonesia

5 Masalah Gigi Terbanyak di Indonesia
dok. Freepik

Masalah gigi sering kali disepelekan oleh banyak orang. Padahal kesehatan gigi adalah salah satu kunci atau indikator dari kesehatan tubuh secara menyeluruh. Ketika gigi sakit, baik gigi berlubang atau infeksi, kemampuan seseorang untuk menggigit dan mengunyah menjadi terhambat sehingga memengaruhi nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. 


Di Indonesia sendiri, masalah gigi dan mulut penduduk Indonesia cukup tinggi. Berdasarkan data yang dihimpun dari Riskesdas Kementerian Kesehatan RI tahun 2018, sebanyak 57,6% penduduk Indonesia bermasalah dengan giginya, tapi hanya 10,2% yang memiliki akses untuk mendapatkan penanganan masalah gigi.


Nah, untuk mengetahui masalah gigi apa saja yang kerap dialami oleh masyarakat Indonesia, berikut ulasan lengkapnya.


Masalah Gigi Terbanyak di Indonesia


1. Gigi rusak atau berlubang

Di urutan pertama ada masalah gigi berlubang atau rusak yang dialami oleh 45,3% penduduk Indonesia. Gigi berlubang adalah kondisi gigi yang rusak akibat terkikisnya lapisan terluar gigi (enamel).


Masalah gigi satu ini umumnya diawali oleh adanya penumpukan plak pada mulut. Plak berasal dari sisa makanan yang mengandung gula, seperti roti, sereal, susu, minuman ringan, buah, kue, atau permen, yang kemudian diubah oleh bakteri alami dalam mulut menjadi asam.


Asam yang terdapat dalam plak akan mengikis lapisan-lapisan gigi secara perlahan hingga membentuk lubang pada gigi. Kerusakan gigi yang terlampau parah biasanya tidak dapat dilakukan perawatan lain sehingga mau tidak mau harus dicabut.


2. Gigi hilang karena dicabut atau tanggal sendiri

Masalah gigi selanjutnya yang juga banyak dialami oleh penduduk Indonesia adalah soal gigi hilang karena dicabut atau tanggal dengan sendirinya. Kondisi ini dialami oleh 19% masyarakat di Tanah Air.


Kondisi gigi yang tanggal sebenarnya harus segera diisi oleh gigi tiruan atau bahkan implan gigi. Sebab, kondisi gigi yang dibiarkan ompong terlalu lama bisa memengaruhi struktur gigi di sebelahnya.


3. Gigi goyah

Sebanyak 10,4% masyarakat Indonesia mengalami masalah gigi goyah. Gigi goyah umumnya disebabkan oleh infeksi serius pada gusi yang disebut periodontitis. Kondisi ini sendiri diakibatkan oleh kurangnya kebersihan gigi dan mulut.


Pada kasus periodontitis terjadi kehilangan perlekatan gusi yang mengelilingi gigi, kemudian tulang penyangga gigi juga semakin berkurang, lama-kelamaan apabila tidak ditangani gigi akan menjadi goyah. Jika kondisi ini semakin parah, gigi perlu dicabut.


4. Gigi telah ditambal atau ditumpat karena berlubang