Tidak Kumur-Kumur setelah Sikat Gigi, Emang Boleh?
Terbiasa berkumur setiap selesai sikat gigi? Berkumur merupakan salah satu aktivitas untuk menunjang kebersihan gigi dan mulut. Biasanya, berkumur dilakukan setelah sikat gigi untuk membersihkan sisa-sisa makanan dan pasta gigi yang tersisa. Namun, apakah cara tersebut merupakan kebiasaan yang tepat? Mari simak penjelasannya berikut ini!
Efek berkumur setelah sikat gigi
Menurut situs Mental Floss, tidak berkumur setelah sikat gigi sebenarnya berdampak baik. Bahkan, hal tersebut juga bisa berdampak baik bagi kesehatan gigi kita. Dampak baik ini bisa muncul, sebab pasta gigi mengandung fluoride.
Menurut Oral Health Foundation, fluoride diketahui memiliki kandungan yang sangat efektif untuk mencegah kerusakan gigi. Setelah menyikat gigi, disarankan untuk meludahkannya saja dan tidak berkumur dengan air. Dengan cara tersebut, kandungan fluoride bisa bertahan lebih lama berada di gigi, sehingga gigi mendapatkan perlindungan ekstra.
Sayangnya, setelah menyikat gigi beberapa dari kamu mungkin ingin langsung membersihkan mulut. Terutama jika kamu sudah terbiasa berkumur setelah menyikat gigi. Bahkan, ada juga yang terbiasa menggunakan obat kumur untuk membersihkan mulut setelah sikat gigi. Namun, hal ini juga tidak disarankan karena kandungan fluoride yang ada di pasta gigi lebih tinggi dibanding pada obat kumur.
Baca juga: Sudah Rajin Sikat Gigi, Gigi Tetap Kuning? Ini Penyebabnya!
Kumur air garam sebelum atau sesudah sikat gigi?
Lalu, bagaimanakah tips berkumur yang benar setelah sikat gigi? Untuk mendapatkan manfaat obat kumur dan berkumur secara optimal setelah sikat gigi, kamu bisa melakukannya dengan kumur air garam. Air garam diketahui memiliki antibakteri yang bisa membunuh bakteri, mencegah radang gusi, dan mempercepat penyembuhan luka pada mulut.
Kamu bisa melarutkan ½ sendok teh garam ke segelas air hangat lalu gunakan sebagai obat kumur alami setelah sikat gigi. Akan tetapi, lakukan hal ini jika kamu sedang mengalami masalah gigi dan gusi. Jangan terlalu sering berkumur dengan air garam dan sebagai gantinya, kamu bisa berkumur dengan air hangat untuk membersihkan gigi lebih maksimal.
Apakah sikat gigi dulu atau obat kumur?
Penggunaan obat kumur memang dapat membersihkan gigi dan gusi lebih efekti. Namun, mana yang lebih dulu antara sikat gigi dan obat kumur? Penggunaan obat kumur sebaiknya dilakukan setelah sikat gigi. Akan tetapi, berikan jarak antara sikat gigi dan menggunakan obat kumur agar tidak mengganggu efektivitas flouride dan bahan lainnya yang bermanfaat untuk gigi.
Obat kumur juga sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan. Pasalnya, penggunaan obat kumur berlebihan ternyata dapat membuat mulut kering, alergi, dan iritasi pada mulut. Kamu bisa berkonsultasi secara langsung kepada dokter gigi untuk penggunaan obat kumur sesuai kebutuhan gigi kamu.
Risiko efek samping tidak berkumur
Meskipun di atas disebutkan bahwa tidak berkumur setelah sikat gigi bisa memberikan efek positif, ada beberapa efek samping yang juga perlu dipertimbangkan. Efek samping tidak berkumur setelah sikat gigi bisa menyebabkan risiko kandungan fluoride yang tertelan.
Jika terlalu banyak fluoride tertelan, bisa menimbulkan efek samping seperti mual, diare, bahkan hingga sakit perut. Hal ini biasanya rentan terjadi pada anak-anak yang tanpa sengaja menelan fluoride saat menggunakan pasta gigi khusus orang dewasa.
Akan tetapi jika penggunaan pasta gigi dilakukan secara tepat, efek samping biasanya tidak akan terjadi. Sebenarnya, berkumur setelah sikat gigi boleh saja dilakukan, namun kamu bisa mengurangi manfaat yang bisa diperoleh dari fluoride yang ada di pasta gigi.
Tidak hanya dilakukan setelah sikat gigi, penggunaan obat kumur sendiri bisa dilakukan pada waktu lain, seperti setelah makan. Untuk lebih memaksimalkan manfaatnya, pastikan menggunakan metode gargling (berkumur dengan cara menengadahkan kepala dan menahan cairan di tenggorokan) saat berkumur.
Baca juga: Gigi Gingsul Bikin Sulit Sikat Gigi, Rizkita Akhirnya Pakai Aligner™ Rata
Itulah penjelasan mengenai efek berkumur setelah sikat gigi. Jika kamu memiliki keluhan berkaitan dengan gigi dan mulut, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter gigi terdekat sedini mungkin, ya! Salah satu yang bisa kamu datangi adalah Klinik Rata.
Di Klinik Rata, kamu bisa melakukan berbagai perawatan gigi dan mulut yang dibutuhkan. Mulai dari perawatan untuk memperbaiki kerusakan gigi, perawatan ortodontik, hingga perawatan untuk meratakan gigi secepat 3-6 bulan* dengan Clear Aligners Rata.
Rata juga memiliki tim dokter gigi profesional yang akan membantu memperbaiki kondisi kesehatan gigi kamu. Jadi tunggu apalagi? Yuk, segera jadwalkan kedatanganmu ke Klinik Rata! Cek website dan Instagram @rata.id untuk info lengkapnya, ya!
komentar
Belum ada komentar
Jadi yang pertama memberikan komentar