Timbul Nyeri Setelah Scaling Gigi? Ini Cara Mengatasinya!
Ditinjau secara medis oleh drg. Jessica Endriyana, M.Si
Karang gigi terbentuk dari plak yang mengeras akibat sisa makanan dan bakteri yang menumpuk di permukaan gigi maupun di sela-sela gusi. Karena sudah mengalami proses mineralisasi, karang gigi tidak dapat dihilangkan hanya dengan menyikat gigi. Oleh karena itu, diperlukan tindakan scaling gigi, yaitu prosedur pembersihan karang gigi menggunakan alat khusus yang dilakukan oleh dokter gigi.
Meskipun scaling merupakan prosedur yang aman, sebagian orang mungkin mengalami kondisi gigi ngilu setelah scaling, terutama jika memiliki penumpukan karang gigi yang cukup banyak atau gusi yang sensitif. Tidak sedikit pula pasien yang bertanya apakah setelah scaling gigi ngilu merupakan hal yang normal. Jawabannya, ya. Sensasi ngilu atau tidak nyaman setelah scaling umumnya bersifat sementara dan akan berangsur membaik dalam beberapa hari.
Pada beberapa kasus, akar gigi yang sebelumnya tertutup karang gigi menjadi lebih terbuka setelah proses pembersihan sehingga gigi terasa lebih sensitif terhadap makanan atau minuman panas dan dingin. Jika diperlukan, dokter gigi dapat memberikan anestesi lokal sebelum scaling untuk membantu membuat prosedur terasa lebih nyaman, terutama pada pasien dengan gusi sensitif atau penumpukan karang gigi yang cukup berat.
Setelah Scaling Gigi Ngilu, Apakah Normal?
Ya, gigi ngilu setelah scaling merupakan kondisi yang umum terjadi dan pada sebagian besar kasus masih tergolong normal. Scaling gigi bertujuan untuk membersihkan plak dan karang gigi yang menempel di permukaan gigi maupun di bawah garis gusi. Setelah karang gigi diangkat, bagian permukaan gigi dan akar gigi yang sebelumnya tertutup endapan tersebut menjadi lebih terekspos terhadap rangsangan dari luar. Akibatnya, beberapa pasien dapat merasakan sensasi ngilu atau lebih sensitif saat mengonsumsi makanan dan minuman panas, dingin, manis, atau asam.
Perlu diketahui, rasa ngilu atau nyeri setelah scaling sebenarnya merupakan bagian dari proses adaptasi yang normal dan umumnya hanya bersifat sementara. Nyeri ringan biasanya mulai muncul sekitar 2–8 jam setelah tindakan dan dapat berlangsung selama beberapa jam.
Selain itu, gigi juga dapat menjadi lebih sensitif terhadap suhu panas atau dingin selama beberapa hari setelah prosedur. Pada sebagian pasien, gusi mungkin terasa sedikit nyeri, lebih sensitif, atau tampak agak bengkak untuk sementara waktu, terutama jika sebelumnya terdapat penumpukan karang gigi yang cukup banyak atau peradangan pada gusi.
Tingkat sensitivitas yang muncul setelah scaling dapat berbeda pada setiap orang. Umumnya, rasa ngilu lebih sering dialami oleh pasien dengan karang gigi yang tebal, gusi yang meradang, atau kondisi resesi gusi yang menyebabkan sebagian akar gigi terbuka. Biasanya, keluhan ini akan berangsur membaik dalam beberapa hari hingga sekitar satu minggu
Normalnya, jaringan gusi akan berangsur pulih dan beradaptasi kembali. Segera lakukan konsultasi dengan dokter gigi untuk pemeriksaan lebih lanjut apabila rasa nyeri semakin berat, berlangsung lebih lama dari yang seharusnya, atau disertai pembengkakan dan perdarahan yang tidak kunjung membaik.
Baca juga: Pentingnya Scaling Sebelum Cetak Gigi untuk Pemakaian Aligner
Penyebab Gigi Ngilu Setelah Scaling
Rasa ngilu setelah scaling gigi umumnya merupakan kondisi yang normal dan bersifat sementara. Keluhan ini dapat muncul karena proses pembersihan karang gigi membuat bagian gigi dan gusi yang sebelumnya tertutup plak atau karang menjadi lebih terekspos.
Tingkat sensitivitas yang dirasakan setiap orang bisa berbeda-beda, tergantung kondisi gigi dan kesehatan jaringan pendukung gigi sebelum tindakan dilakukan. Berikut beberapa penyebab gigi ngilu setelah scaling yang paling umum:
1. Akar Gigi yang Sebelumnya Tertutup Karang Menjadi Terbuka
Karang gigi yang menumpuk dalam waktu lama dapat menutupi sebagian permukaan akar gigi. Setelah karang dibersihkan, area tersebut kembali terpapar rangsangan dari luar sehingga gigi menjadi lebih sensitif terhadap makanan atau minuman panas, dingin, manis, maupun asam. Kondisi ini biasanya akan membaik seiring proses adaptasi alami gigi.
2. Gusi Sedang Mengalami Proses Pemulihan
Scaling tidak hanya membersihkan permukaan gigi, tetapi juga menghilangkan karang yang berada di bawah garis gusi. Akibatnya, jaringan gusi yang sebelumnya meradang mulai memasuki fase penyembuhan. Selama proses ini, gusi dapat terasa sedikit nyeri, lebih sensitif, atau tampak agak bengkak untuk sementara waktu.
3. Penumpukan Karang Gigi yang Cukup Banyak
Semakin tebal dan semakin lama karang gigi menumpuk, semakin besar pula kemungkinan pasien mengalami sensitivitas setelah scaling. Hal ini karena proses pembersihan yang dilakukan biasanya lebih intensif dan area gigi yang sebelumnya tertutup karang menjadi lebih luas.
4. Adanya Resesi Gusi
Pada beberapa orang, gusi dapat mengalami penurunan atau resesi sehingga sebagian akar gigi terbuka. Kondisi ini membuat saraf di dalam gigi lebih mudah menerima rangsangan dari luar. Setelah scaling, sensitivitas pada area tersebut dapat menjadi lebih terasa dibandingkan sebelumnya.
5. Gigi Memang Sudah Sensitif Sebelumnya
Pasien yang memiliki riwayat gigi sensitif cenderung lebih mudah merasakan ngilu setelah scaling. Lapisan enamel yang lebih tipis, kebiasaan menggosok gigi terlalu keras, atau adanya keausan pada permukaan gigi dapat meningkatkan sensitivitas setelah tindakan dilakukan.
6. Adanya Masalah Gigi yang Belum Terdeteksi
Dalam beberapa kasus, rasa ngilu yang menetap setelah scaling dapat disebabkan oleh kondisi lain seperti gigi berlubang, retakan pada gigi, atau infeksi pada jaringan di dalam gigi. Jika keluhan tidak kunjung membaik setelah beberapa hari atau justru semakin parah, sebaiknya segera berkonsultasi kembali dengan dokter gigi untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
Baca juga: Update Biaya Scaling Gigi 2026 Terbaru di Puskesmas, Klinik Gigi, hingga Rumah Sakit
Cara Mengatasi Gigi Ngilu Setelah Scaling
Berikut ini beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk meredakan rasa ngilu setelah melakukan scaling gigi, simak informasi selengkapnya!
1. Hindari makanan dan minuman terlalu panas atau dingin
Untuk menghindari kondisi gigi ngilu setelah scaling, sebaiknya kamu menghindari makanan dan minuman yang terlalu panas atau dingin. Pasalnya, gigi akan menjadi lebih sensitif dibandingkan kondisi sebelumnya. Disarankan untuk menghindari juga makanan dan minuman yang terlalu manis sebelum kembali ke kondisi normal.
2. Gunakan pasta gigi khusus
Untuk terhindar dari rasa nyeri, kamu bisa menyikat gigi dengan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif. Sebaiknya, kamu menggunakan 2-3 minggu sebelum dan sesudah scaling gigi. Jangan lupa untuk lebih berhati-hati saat menggosok gigi dan gunakanlah sikat gigi berbulu lembut.
3. Kumur dengan air garam
Kumur air garams diketahui mampu meredakan gusi bengkak, sakit gigi, atau pun scaling gigi. Kumur dengan air garam juga berfungsi untuk membersihkan sisa makanan yang tersangkut di sela-sela gigi.
Jika rasa nyeri atau ngilu berlangsung dalam waktu yang berlanjut, silakan hubungi dokter gigi atau mengunjungi klinik kami. Untuk informasi lebih lanjut terkait perawatan scaling gigi, kamu bisa follow Instagram @rata.id.
Ingin berkonsultasi mengenai kesehatan gigi dan mulut atau perawatan meratakan gigi tanpa behel dengan Clear Aligners™ Rata? Di Klinik Rata, kamu bisa melakukan berbagai perawatan gigi berlubang yang dibutuhkan. Mulai dari perawatan untuk memperbaiki kerusakan gigi, perawatan ortodontik, hingga perawatan untuk meratakan gigi secepat 3-6 bulan* dengan Clear Aligner Rata.
Rekomendasi Klinik Gigi & Clear Aligners Terdekat
Simak daftar alamat Klinik Rata terdekat di sekitarmu jika ingin berkonsultasi dengan dokter gigi, ya!
Rata.id Clinic Center | Klinik Gigi & Clear Aligners
Kunjungi dokter gigi Rata terdekat di Pakubuwono, Kebayoran Baru untuk konsultasi mengenai perawatan aligner gigi atau masalah kesehatan gigi dan mulut lainnya.
Alamat: Jl. Pakubuwono VI No.71, RT.11/RW.2, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta, 12120
Rata.id Bali | Klinik Gigi & Clear Aligners
Mencari klinik gigi di Bali? Klinik Rata Bali hadir untuk menjawab kebutuhan akan kesehatan gigi dan mulut kamu. Jangan sungkan untuk berkonsultasi mengenai perawatan untuk meratakan gigi tanpa behel dengan Clear Aligners™ Rata, ya!
Alamat:Jl. Sunset Road No.105, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
Rata.id Surabaya, Jawa Timur | Klinik Gigi & Clear Aligners
Tinggal di luar Jabodetabek? Tenang! Klinik Rata juga tersedia di area kota Surabaya dan sekitarnya. Kunjungi dokter gigi Rata di alamat berikut, ya.
Alamat: Jl. Indragiri No.48-A, RT.015/RW.06, Darmo, Kec. Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur 60241, Indonesia.
Segera jadwalkan kedatanganmu ke Klinik Rata! Cek website Rata dan Instagram @rata.id untuk info lengkap. Hubungi tim Rata dengan klik tombol WhatsApp di bawah layar, ya!
komentar
Belum ada komentar
Jadi yang pertama memberikan komentar