Waspada! Lidah Bengkak Bisa Jadi Tanda Masalah Serius
Lidah memiliki peran penting dalam merasakan makanan, menelan, dan berbicara. Namun, dalam beberapa situasi, lidah bisa mengalami pembengkakan.
Meski umumnya pembengkakan lidah terasa mengganggu atau tidak nyaman, kondisi ini juga bisa menjadi indikasi masalah kesehatan yang serius. Jika pembengkakan cukup parah hingga mengganggu pernapasan, hal ini bisa menjadi kondisi medis darurat.
Berikut adalah beberapa penyebab lidah bengkak dan cara mengatasinya.
Baca juga: Lidah Terasa Terbakar? Ini 5 Cara Mengatasinya!
Penyebab Lidah Bengkak
1. Reaksi Alergi
Kalau kamu makan atau menelan sesuatu yang membuat tubuhmu alergi, sistem imun akan melepaskan zat kimia seperti histamin. Akibatnya, jaringan tubuh bisa membengkak karena cairan keluar dari pembuluh darah.
Kondisi ini disebut angioedema, mirip seperti biduran tapi pembengkakannya terjadi lebih dalam di bawah kulit. Lidah bisa membengkak dalam beberapa jam dan biasanya sembuh dalam beberapa hari. Tapi jika pembengkakan membuat kamu sulit bernapas, segera cari bantuan medis!
Gejala dari angioedema atau reaksi alergi bisa meliputi:
Bibir atau tenggorokan bengkak
Kulit gatal dan muncul bentol merah
Pusing
Sakit perut atau diare
Jika parah, angioedema bisa berubah jadi anafilaksis, yaitu reaksi alergi yang sangat berbahaya. Lidah dan tenggorokan bisa membengkak hingga menutup saluran napas. Ini juga bisa terjadi kalau kamu punya sindrom alergi oral—reaksi terhadap buah, kacang, atau sayuran mentah yang mirip serbuk sari.
Beberapa pemicu alergi yang umum:
Susu sapi
Telur
Kacang tanah dan kacang pohon (seperti mete, kenari)
Kedelai
Gandum
Ikan dan makanan laut
Obat-obatan seperti antibiotik dan obat tekanan darah
2. Cedera
Menindik lidah bisa menyebabkan pembengkakan, apalagi jika kamu alergi terhadap logam yang digunakan. Menggigit atau melukai lidah juga bisa membuatnya bengkak. Lidah adalah otot yang sensitif dan dipenuhi pembuluh darah, jadi luka di area ini bisa berdarah atau terasa sangat sakit. Namun, biasanya akan sembuh sendiri dalam beberapa hari. Jika lukanya dalam, bisa butuh beberapa minggu untuk pulih
Tips mengatasi cedera ringan pada lidah:
Kumur dengan air garam hangat setelah makan untuk menjaga kebersihan
Mengisap es batu untuk meredakan bengkak
Minum obat anti nyeri seperti ibuprofen (jika tidak alergi)
Hindari alkohol, rokok, dan makanan pedas karena bisa memperparah iritasi
3. Infeksi
Pembengkakan lidah bisa terjadi karena infeksi. Bakteri bisa masuk lewat luka atau tindik di lidah. Selain itu, pertumbuhan jamur berlebih seperti sariawan mulut (oral thrush) juga bisa menjadi penyebabnya. Penyakit menular seksual seperti sifilis, gonore, atau HPV oral juga bisa menyebabkan gangguan pada lidah.
Jika lidah membengkak karena infeksi, kamu mungkin juga akan mengalami demam atau menggigil. Segera periksa ke dokter atau dokter gigi jika kamu:
Merasa tidak enak badan atau menunjukkan tanda-tanda infeksi
Sulit makan
Mengalami luka yang sakit atau muncul bercak putih di lidah
4. Iritasi
Beberapa bahan seperti alkohol, rokok, makanan pedas, obat kumur, pasta gigi tertentu, serta zat tambahan seperti kayu manis atau mint bisa menyebabkan reaksi iritasi yang mirip alergi. Kalau kamu merasa lidah bengkak disebabkan oleh hal-hal tersebut, sebaiknya hindari pemakaiannya di kemudian hari.
5. Kekurangan Vitamin dan Mineral
Magnesium, zat besi, vitamin B, dan beberapa nutrisi lainnya sangat penting untuk menjaga fungsi saraf. Namun, tubuhmu bisa saja tidak mendapatkan cukup dari makanan atau suplemen, atau bisa kehilangan zat-zat tersebut akibat menstruasi yang berat atau kondisi lainnya.
Misalnya, kekurangan vitamin B12 bisa menyebabkan glositis, yaitu kondisi di mana lidah membengkak dan papila (benjolan kecil di lidah) tampak lebih halus.
Gejala lain yang mungkin muncul antara lain:
Pusing saat berdiri
Kulit tampak pucat
Mudah merasa lelah
Sakit kepala
Detak jantung yang cepat
Tes darah dapat menunjukkan kekurangan vitamin tertentu. Dokter dapat memberi tahu apakah kamu perlu mengonsumsi suplemen dan seberapa banyak yang diperlukan.
6. Penyakit Tertentu
Terkadang, lidah bengkak bisa menjadi gejala dari kondisi medis tertentu, baik yang sudah diketahui maupun yang belum terdiagnosis, seperti:
Kanker Mulut
Munculnya benjolan di lidah bisa menandakan adanya kanker. Kebiasaan merokok, mengonsumsi produk tembakau, dan alkohol dapat meningkatkan risiko terkena kanker di area mulut.Sindrom Sjogren
Ini adalah penyakit autoimun yang membuat tubuh kesulitan memproduksi air mata dan air liur. Kondisi ini juga bisa membuat permukaan lidah terlihat kemerahan, keputihan, atau tampak lebih halus dari biasanya.Amiloidosis
Ketika tubuh menumpuk terlalu banyak protein bernama amiloid, hal ini bisa mengganggu fungsi organ. Salah satu tandanya adalah pembengkakan di lidah. Penderita juga bisa mengalami gejala lain seperti pusing, kesemutan atau mati rasa di tangan dan kaki, serta detak jantung yang tidak teratur. Untuk memastikan, dokter akan melakukan pemeriksaan pada beberapa jaringan tubuh.
Baca juga: Cara Membersihkan Lidah yang Benar untuk Cegah Bau Mulut
Itulah beberapa penyebab lidah bengkak yang patut diwaspadai. Apabila pembengkakan muncul secara mendadak dan cukup parah, terlebih jika disertai rasa sesak di tenggorokan, kesulitan bernapas, atau pusing, segera cari bantuan medis darurat. Selain itu, jika lidah masih bengkak selama lebih dari 10 hari, penting untuk memeriksakan diri ke dokter agar bisa mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat.
Salah satu dokter gigi berpengalaman yang telah menangani berbagai kasus gigi dan bisa kamu kunjungi adalah Klinik Rata. Di Klinik Rata, kamu bisa melakukan berbagai perawatan gigi dan mulut yang dibutuhkan. Mulai dari perawatan untuk memperbaiki kerusakan gigi, perawatan ortodontik, hingga perawatan untuk meratakan gigi secepat 3-6 bulan* dengan Clear Aligners™ Rata.
Rata juga memiliki tim dokter gigi profesional yang akan membantu memperbaiki kondisi kesehatan gigi kamu.
Rekomendasi Klinik Gigi & Clear Aligners Terdekat
Simak daftar alamat Klinik Rata terdekat di sekitarmu jika ingin berkonsultasi dengan dokter gigi, ya!
Rata.id Clinic Center | Klinik Gigi & Clear Aligners
Kunjungi dokter gigi Rata terdekat di Pakubuwono, Kebayoran Baru untuk konsultasi mengenai perawatan aligner gigi atau masalah kesehatan gigi dan mulut lainnya.
Alamat: Jl. Pakubuwono VI No.71, RT.11/RW.2, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta, 12120
Rata.id Bali | Klinik Gigi & Clear Aligners
Mencari klinik gigi di Bali? Klinik Rata Bali hadir untuk menjawab kebutuhan akan kesehatan gigi dan mulut kamu. Jangan sungkan untuk berkonsultasi mengenai perawatan untuk meratakan gigi tanpa behel dengan Clear Aligners™ Rata, ya!
Alamat:Jl. Sunset Road No.105, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
Rata.id Surabaya, Jawa Timur | Klinik Gigi & Clear Aligners
Tinggal di luar Jabodetabek? Tenang! Klinik Rata juga tersedia di area kota Surabaya dan sekitarnya. Kunjungi dokter gigi Rata di alamat berikut, ya.
Alamat: Jl. Indragiri No.48-A, RT.015/RW.06, Darmo, Kec. Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur 60241, Indonesia.
Segera jadwalkan kedatanganmu ke Klinik Rata! Cek website Rata dan Instagram @rata.id untuk info lengkap. Hubungi tim Rata dengan klik tombol WhatsApp di bawah layar, ya!
komentar
Belum ada komentar
Jadi yang pertama memberikan komentar