Apakah Retainer Harus Dipakai Seumur Hidup? Ini Fakta yang Wajib Kamu Tahu!
Setelah lepas aligner atau behel, banyak orang mengira perawatan gigi sudah selesai. Padahal, masih ada satu tahap penting yang tidak boleh dilewatkan yaitu pemakaian retainer gigi. Retainer berfungsi untuk menjaga posisi gigi agar tetap rata dan tidak kembali bergeser ke posisi semula.
Tapi pertanyaannya, berapa lama harus pakai retainer? Apakah seumur hidup, atau ada batas waktunya? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di artikel ini!
Sampai Kapan Harus Pakai Retainer Gigi?
Setelah perawatan ortodonti selesai, penggunaan retainer tetap dibutuhkan seumur hidup untuk menjaga posisi gigi agar tetap stabil. Retainer biasanya digunakan melalui beberapa tahap, dan seiring waktu, durasi pemakaiannya bisa semakin berkurang hingga kamu cukup memakainya saat tidur satu atau dua kali seminggu.
3–6 bulan pertama:
Ini adalah fase paling penting. Di masa ini, retainer sebaiknya digunakan hampir sepanjang hari, yaitu sekitar 22 jam per hari, dan hanya boleh dilepas saat makan atau menyikat gigi.
Setelah 2 tahun:
Kamu bisa mulai memakai retainer hanya saat tidur di malam hari, dan harus tetap konsisten setiap malam.
Setelah 3 tahun ke atas:
Pemakaian retainer bisa dikurangi menjadi setiap dua malam sekali. Melewatkan satu atau dua malam biasanya tidak masalah, tapi sebaiknya tetap rutin agar posisi gigi tidak berubah.
Perlu diingat, jadwal ini bisa berbeda tergantung kondisi masing-masing pasien. Dalam beberapa kasus, dokter gigi bisa menyarankan retainer permanen jika ada risiko tinggi gigi kembali ke posisi awal.
Baca juga: Berapa Lama Memakai Retainer Gigi?
Efek Tidak Pakai Retainer
Kalau kamu berhenti memakai retainer, gigi kamu bisa kembali bergeser ke posisi semula seperti sebelum perawatan ortodonti. Hal ini terjadi karena gigi memiliki “memori” alami dan cenderung kembali ke tempat asalnya jika tidak dijaga dengan retainer.
Bahkan jika kamu berhenti memakainya hanya selama satu bulan, perubahan bisa langsung terlihat. Gigi yang tadinya lurus bisa kembali berantakan, jarak antar gigi bisa muncul lagi, dan posisi gigitan bisa berubah. Intinya, hasil perawatan yang sudah kamu capai bisa hilang begitu saja.
Kalau retainer sudah lama tidak dipakai, kemungkinan besar kamu harus menjalani perawatan ulang. Dokter gigi akan memeriksa seberapa jauh pergeseran gigi yang terjadi, lalu menentukan langkah terbaik untuk mengembalikan susunan gigi ke posisi ideal.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Berhenti Pakai Retainer?
Kalau kamu kehilangan retainer atau berhenti memakainya, gigi bisa cepat berubah posisi. Gigi dapat bergeser lebih cepat dari yang kamu kira. Bahkan dalam hitungan minggu, kamu mungkin sudah merasa retainer tidak lagi pas saat dipakai.
Jika hal ini terjadi, hindari memakai retainer lama karena bisa menimbulkan masalah baru, seperti:
Nyeri: Retainer yang sudah tidak pas bisa menimbulkan nyeri saat dipakai.
Kerusakan: Memaksakan retainer lama bisa membuat gigi retak, apalagi kalau pakai yang ada kawatnya (Retainer Hawley).
Perubahan gigi yang salah: Retainer bukan alat untuk menggeser gigi. Kalau dipaksa, posisi gigi bisa jadi makin kacau dan bikin gigitan tidak nyaman.
Kalau kamu merasa sakit saat pakai retainer lagi, itu tandanya gigi sudah bergeser. Solusi terbaik adalah segera konsultasi ke dokter gigi atau ortodontis. Dokter akan cek kondisi gigimu dan memberi saran apakah perlu retainer baru, retainer permanen, atau bahkan perawatan ortodonti ulang.
Baca juga: Penting! Cara Pakai Retainer agar Gigi Tidak Bergerak Lagi
Itulah informasi seputar berapa lama harus pakai retainer gigi. Ingat, retainer itu kunci agar hasil perawatan gigimu tetap awet. Tapi lamanya pemakaian bisa berbeda-beda tergantung kondisi gigi masing-masing pasien. Yuk, pastikan dengan konsultasi ke dokter gigi biar kamu tahu informasi yang paling tepat!
Salah satu dokter gigi berpengalaman yang telah menangani berbagai kasus gigi dan bisa kamu kunjungi adalah Klinik Rata. Di Klinik Rata, kamu bisa melakukan berbagai perawatan gigi dan mulut yang dibutuhkan. Mulai dari perawatan untuk memperbaiki kerusakan gigi, perawatan ortodonti, hingga perawatan untuk meratakan gigi secepat 3-6 bulan* dengan Clear Aligners™ Rata.
Rata juga memiliki tim dokter gigi profesional yang akan membantu memperbaiki kondisi kesehatan gigi kamu.
Rekomendasi Klinik Gigi & Clear Aligners Terdekat
Simak daftar alamat Klinik Rata terdekat di sekitarmu jika ingin berkonsultasi dengan dokter gigi, ya!
Rata.id Clinic Center | Klinik Gigi & Clear Aligners
Kunjungi dokter gigi Rata terdekat di Pakubuwono, Kebayoran Baru untuk konsultasi mengenai perawatan aligner gigi atau masalah kesehatan gigi dan mulut lainnya.
Alamat: Jl. Pakubuwono VI No.71, RT.11/RW.2, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta, 12120
Rata.id Bali | Klinik Gigi & Clear Aligners
Mencari klinik gigi di Bali? Klinik Rata Bali hadir untuk menjawab kebutuhan akan kesehatan gigi dan mulut kamu. Jangan sungkan untuk berkonsultasi mengenai perawatan untuk meratakan gigi tanpa behel dengan Clear Aligners™ Rata, ya!
Alamat:Jl. Sunset Road No.105, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
Rata.id Surabaya, Jawa Timur | Klinik Gigi & Clear Aligners
Tinggal di luar Jabodetabek? Tenang! Klinik Rata juga tersedia di area kota Surabaya dan sekitarnya. Kunjungi dokter gigi Rata di alamat berikut, ya.
Alamat: Jl. Indragiri No.48-A, RT.015/RW.06, Darmo, Kec. Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur 60241, Indonesia.
Yuk, segera jadwalkan kedatanganmu ke Klinik Rata! Cek website Rata dan Instagram @rata.id untuk info lengkap. Hubungi tim Rata dengan klik tombol WhatsApp di bawah layar, ya!
komentar
Belum ada komentar
Jadi yang pertama memberikan komentar