icon
Rata
Homepage/Artikel/Kesehatan Gigi Dan Mulut/Hati-Hati! Ini Bahaya Sering Menggunakan Tusuk Gigi/

Hati-Hati! Ini Bahaya Sering Menggunakan Tusuk Gigi

Bahaya Sering Menggunakan Tusuk Gigi
dok. Freepik


Hampir semua orang pasti tahu tusuk gigi. Benda kecil yang satu ini kerap diandalkan untuk membersihkan makanan yang terselip di gigi. Apakah kamu termasuk salah satu orang yang kerap menggunakan alat tersebut?


Meski tusuk gigi dipercaya efektif untuk membersihkan makanan yang mengganjal, namun penggunaan alat ini justru tidak disarankan karena bisa membahayakan kesehatan gigi dan gusi. Untuk lebih lengkapnya, simak bahaya penggunaan tusuk gigi dan cara alternatif membersihkan sisa-sisa makanan yang terselip di gigi berikut ini!


Sejarah Tusuk Gigi



Tusuk gigi memiliki sejarah yang panjang. Mengutip United Concordia Dental, zaman dulu orang-orang kerap menggunakan bahan dari ranting, rumput, hingga bambu untuk membersihkan gigi. Bagi orang-orang kaya yang suka kemewahan, tusuk gigi dibuat dari emas dan juga perak.


Era modern tusuk gigi dimulai ketika seorang pria asal Amerika Serikat bernama Charles Forster membuat tusuk gigi dari kayu. Ia pun disebut-sebut sebagai orang pertama yang membuat tusuk gigi kayu buatan tangan di Amerika Serikat. 


Namun pada 1860, Charles memproduksi tusuk gigi dengan menggunakan mesin karena permintaan yang terus meningkat. Saat itu, ia memproduksinya di kota Strong, Maine, Amerika Serikat. Kota ini pun dikenal sebagai ibu kota tusuk gigi di dunia. Namun pada 2003, Charles lewat perusahaannya bernama Forster Manufacturing berhenti memproduksi tusuk gigi. 


Baca juga: 5 Ciri Gigi Sehat dan Tips Menjaga Kesehatan Gigi 


Bahaya Menggunakan Tusuk Gigi Terlalu Sering

Tusuk gigi yang dijual di pasaran biasanya terbuat dari kayu atau plastik yang memiliki bagian ujung yang tajam. Nah, bagian yang tajam ini biasanya disisipkan di antara gigi untuk membantu menghilangkan sisa makanan yang mengganjal di sela-sela gigi. 


Di balik manfaatnya yang bisa menghilangkan sisa makanan yang terselip, ternyata penggunaan tusuk gigi yang terlalu sering dapat membahayakan kesehatan gigi dan gusi, lho. Simak beberapa bahaya penggunaan tusuk gigi seperti dikutip dari berbagai sumber berikut ini:


1. Memicu kerusakan gigi

Menurut Academy of General Dentistry, penggunaan tusuk gigi yang terlalu sering bisa meningkatkan risiko terjadinya kerusakan gigi. Selain itu, bahaya terlalu sering menggunakan tusuk gigi adalah membuat gusi berdarah. Alasannya karena potongan kayu pada tusuk gigi bisa patah dan menusuk jaringan gusi. Jaringan yang tertusuk ini berpotensi menjadi jalan masuk bakteri penyebab infeksi pada gusi. 


2. Meregangkan ruang antar gigi

Merenggangkan gigi adalah memberikan jarak antara satu gigi dengan gigi lain. Kondisi ini bisa terjadi jika kamu salah dalam memakai tusuk gigi. Untuk mencegah hal itu terjadi, tusuk gigi sebaiknya dipakai dengan cara digerakkan dari dalam ke luar secara perlahan dengan sudut kemiringan 45 derajat


3. Rawan tertelan 

Penggunaan tusuk gigi juga rawan tertelan. Jika tusuk gigi tertelan, hal ini dapat menjadi keadaan darurat yang perlu ditangani segera. Kejadian ini dapat menyebabkan pendarahan pada sistem pencernaan bahkan sampai terjadi komplikasi.  

4. Penyusutan gusi 

Jika kamu menggunakan tusuk gigi terlalu sering, bisa saja terjadi penyusutan gusi. Makanan yang tertinggal di antara gigi dan tidak dibersihkan dengan baik, bisa menyebabkan penyusutan gusi, gigi berantakan, bahkan menyebabkan gigi tanggal. 

5. Pecahan tusuk gigi tertinggal 

Tusuk gigi kayu yang rapuh dan mudah patah, bisa saja pecah dan meninggalkan serpisah di gusi. Hal ini dapat menyebabkan infeksi serius dan membahayakan gigi kamu. Jika hal ini terjadi, coba keluarkan dengan hati-hati menggunakan flossing gigi. 

Tips Memakai Tusuk Gigi

Tusuk gigi sebaiknya dilakukan dengan benar agar tidak mengganggu kesehatan gigi dan mulut. Berikut cara memakai tusuk gigi dengan tepat:

1. Pilih ukuran dan bentuk yang tepat

Saat memilih tusuk gigi, pastikan memilih ukuran dan bentuk yang tepat. Tusuk gigi yang terlalu kecil mungkin tidak efektif untuk mengangkat sisa makanan, sementara yang terlalu besar dapat merusak gusi. 

2. Gunakan dengan hati-hati 

Penting untuk menggunakan tusuk gigi dengan hati-hati, agar tidak merusak gusi dan gigi. Beri tekanan yang lembut dan gesekkan tusuk gigi di sepanjang garis gusi untuk mengangkat sisa-sisa makanan di gigi. 

3. Buang dengan benar

Setelah menggunakan tusuk gigi bambu, buanglah di tempat sampah. Jangan membuang tusuk gigi di sembarang tempat atau toilet, karena dapat menyebabkan penyumbatan saluran pipa. 

Baca juga: 7 Cara Meratakan Gigi dengan Cepat, Mana yang Jadi Pilihanmu? 


Alternatif Cara Membersihkan Gigi dari Sisa Makanan yang Terselip

Sebetulnya banyak sekali cara yang bisa kamu lakukan untuk membersihkan makanan yang menyangkut di gigi. Berikut ini cara alternatif membersihkan gigi dari sisa-sisa makanan seperti dikutip dari McCarthy Dentistry


1. Menggunakan benang gigi




Membersihkan sisa makanan di sela-sela gigi dapat menggunakan benang gigi atau dental floss. Jika kamu bingung dengan cara penggunaanya, berikut ini adalah cara yang benar untuk menggunakan benang gigi:

  • Ambil benang gigi sepanjang 45 cm dan lilitkan kedua ujung benang pada jari tengah tangan kanan dan kiri.

  • Pegang erat benang gigi dengan dibantu oleh ibu jari dan telunjuk.

  • Selipkan benang gigi secara perlahan pada sela-sela gigi, lalu gesekkan dengan membentuk pola huruf C.

  • Gerakkan benang naik dan turun secara lembut dan perlahan agar tidak melukai gusi.

  • Aplikasikan cara yang sama pada sela-sela gigi yang lain.

2. Sikat gigi setelah makan



Cara lain untuk mengatasi makanan yang menyangkut di sela gigi adalah dengan sikat gigi setiap setelah makan. Selain dapat membersihkan gigi secara keseluruhan, menyikat gigi juga bisa membantu memberikan dorongan ekstra pada makanan yang menyangkut di sela gigi.

Cara Membersihkan Sisa Makanan di Gigi Berlubang

Gigi berlubang bisa saja menjadi sarang terjebaknya sisa-sisa makanan. Jika tidak segera dibersihkan, bisa menjadi sarang bakteri dan menyebabkan infeksi. Berikut beberapa cara membersihkan sisa makanan di gigi berlubang: 


1. Kumur dengan air hangat atau antiseptik 

Cara pertama yang dapat dilakukan untuk membersihkan sisa makanan di gigi berlubang adalah dengan berkumur air hangat atau obat kumur antiseptik. Ambil obat kumur antiseptik dan berkumurlah selama 30 detik. Selain membersihkan sisa makanan, obat kumur antiseptik juga bisa membunuh bakteri dan menjaga kebersihan mulut. 

2. Gunakan sikat gigi 

Anda dapat menggunakan sikat gigi berbulu halus dan sikat di area gigi berlubang. Sikat dengan perlahan untuk memastikan sisa makanan bisa keluar tanpa melukai gusi. Hindari menyikat gigi terlalu keras, agar tidak terjadi iritasi atau gusi berdarah. 

3. Flossing gigi

Flossing gigi terbilang efektif untuk membersihkan sisa-sisa makanan di sela gigi. Lakukan flossing gigi dengan tepat dan hati-hati. Masukkan benang di antara gigi dan gosok perlahan untuk mengeluarkan sisa makanan. Hindari menggunakan benang gigi terlalu keras di sekitar gusi agar tidak berdarah. 

Itulah penjelasan mengenai bahaya penggunaan tusuk gigi terlalu dan cara alternatif membersihkan gigi dari sisa makanan. Jika kamu memiliki keluhan berkaitan dengan gigi dan gusi, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter gigi terdekat sedini mungkin, ya. Salah satu yang bisa kamu datangi adalah Klinik Rata.

 

Di Klinik Rata, kamu bisa melakukan berbagai perawatan gigi dan mulut yang dibutuhkan. Mulai dari perawatan untuk memperbaiki kerusakan gigi, perawatan ortodontik, hingga perawatan untuk meratakan gigi secepat 3-6 bulan* dengan Aligner™ Rata. 


Rata juga memiliki tim dokter gigi profesional yang akan membantu memperbaiki kondisi kesehatan gigi kamu. Jadi tunggu apalagi? Yuk, segera jadwalkan kedatanganmu ke Klinik Rata! Cek website dan Instagram @rata.id untuk info lengkapnya ya!


Rekomendasi Klinik Gigi & Clear Aligners

Ingin berkonsultasi mengenai kesehatan gigi dan mulut atau perawatan meratakan gigi tanpa behel dengan Clear Aligners™ Rata? Temukan klinik Rata terdekat di sekitarmu!


Rata.id Clinic Center | Klinik Gigi & Clear Aligners

Kunjungi dokter gigi Rata terdekat di Pakubuwono, Kebayoran Baru untuk konsultasi mengenai perawatan aligner gigi atau masalah kesehatan gigi dan mulut lainnya.


Alamat: Jl. Pakubuwono VI No.71, RT.11/RW.2, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta, 12120


Rata.id Bali | Klinik Gigi & Clear Aligners

Tinggal di Bali? Tenang! Klinik Rata juga tersedia di daerah Kuta, Bali dan sekitarnya. Kunjungi dokter gigi Rata di alamat berikut, ya.


Alamat: Jl. Sunset Road No.105, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361


Rata.id Surabaya, Jawa Timur | Klinik Gigi & Clear Aligners

Tinggal di luar Jabodetabek? Tenang! Klinik Rata juga tersedia di area kota Surabaya dan sekitarnya. Kunjungi dokter gigi Rata di alamat berikut, ya.


Alamat: Jl. Biliton No.43, RT.002/RW.07, Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60281

Lebih lengkap mengenai lokasi Klinik Rata di sekitarmu atau mau book jadwal konsultasi dengan dokter gigi Rata, silakan hubungi tim Rata dengan klik tombol WhatsApp di bawah layar, ya!


komentar

0/1000

Belum ada komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar