icon
Rata
Homepage/Artikel/Kesehatan Gigi Dan Mulut/Lapisan Putih di Gusi setelah Cabut Gigi, Apakah Itu?/

Lapisan Putih di Gusi setelah Cabut Gigi, Apakah Itu?

lapisan putih di gusi setelah cabut gigi
dok. Rata Indonesia

Cabut gigi adalah prosedur yang sebaiknya dilakukan seseorang saat mengalami karies gigi yang berat atau infeksi parah pada gigi dan gusi. Jika tidak segera dilakukan, rasa sakit yang hebat akan terjadi dan perlu dicabut untuk mencegah penyebaran infeksi. 


Namun, setelah cabut gigi, bisa memunculkan lapisan putih di gusi. Apakah itu? Apa saja penyebabnya dan apakah berbahaya? Simak penjelasan berikut ini! 

3 Penyebab munculnya lapisan putih di gusi setelah cabut gigi 

Setelah cabut gigi, mungkin kamu akan melihat seperti lapisan putih di gusi. Lapisan putih ini biasanya terbentuk dari jaringan granulasi, yang membantu proses penyembuhan seseorang. 


Usai cabut gigi, tubuh akan membentuk jaringan granulasi untuk menutup luka dan berwarna putih. Jaringan ini terdiri dari pembuluh darah, kolagen, dan sel darah putih yang dapat menghentikan pendarahan setelah cabut gigi. 


Baca juga: Hal yang Perlu Diperhatikan setelah Jahit Gusi Pasca Cabut Gigi 


Tumbuhnya jaringan granulasi justru sebuah tanda kalau proses penyembuhan luka berjalan dengan baik. Umumnya tidak akan menimbulkan rasa sakit. Namun, kamu tetap harus waspada karena lapisan putih di sekitar gusi juga bisa disebabkan oleh kondisi lain, seperti:

1. Infeksi 

Lapisan putih di gusi setelah cabut gigi juga bisa menjadi pertanda munculnya nanah dan gejala infeksi gusi atau biasa disebut dengan periodontitis. Gangguan gusi ini juga menimbulkan tanda lainnya, seperti gusi bengkak, rasa nyeri yang tak kunjung hilang, demam, dan pendarahan gusi lebih dari 24 jam. 


Segera konsultasikan kondisi kamu ke dokter gigi, jika gejala-gejala di atas terjadi kepadamu! Dokter gigi akan memberikan resep antibiotik dan alternatif pengobatan lainnya. 


Lapisan putih di gusi setelah cabut gigi mungkin akan menjadi hal yang baik dan menandakan proses pemulihan secara alami sudah terjadi. Namun, jika ada tanda-tanda infeksi disertai rasa sakit segera konsultasikan kepada dokter gigi.  

2. Bekas kain kasa 

Kain kasa biasa diletakkan di bagian gusi tempat gigi dicabut. Hal ini ditujukan untuk menghentikan pendarahan secara alami. Biasanya, dokter akan menyarankan pemakaian kasa berlangsung selama 1-2 hari. 


Kondisi ini yang dapat menyebabkan kain kasa menempel pada gusi dan menimbulkan lapisan putih di gusi setelah cabut gigi. Namun, tetap tenang karena kondisi ini tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya. 

3. Sisa makanan yang tertinggal 

Warna putih di gusi setelah cabut gigi juga bisa disebabkan oleh adanya sisa-sisa makanan yang tertinggal di area bekas cabut gigi. Jika tidak dibersihkan dengan baik sisa makanan ini bisa memicu tumbuhnya plak gigi dan terlihat seperti lapisan putih di sekitar soket. 


Untuk menghilangkan sisa-sisa makanan, utamakan menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan rutin sikat dan flossing gigi. Namun, biasanya kamu baru boleh menyentuh area sekitar cabut gigi setelah 24 jam. 


Baca juga: Ketahui 7 Perawatan setelah Cabut Gigi agar Tidak Infeksi 

Perawatan setelah cabut gigi 

Agar terhindar dari infeksi dan hal-hal yang tidak diinginkan lainnya, ada baiknya untuk melakukan perawatan mandiri setelah cabut gigi. Biasanya, proses penyembuhan akan berlangsung sekitar satu hingga dua minggu. 


Untuk mempercepat masa pemulihan, silakan melakukan beberapa perawatan ini setelah cabut gigi: 

  • Minum obat yang telah diresepkan oleh dokter. 

  • Lakukan kompres dingin untuk mengurangi rasa nyeri. 

  • Ganti kain kasa secara rutin agar terhindar dari infeksi. 

  • Kumur dengan larutan air garam yang dicampur dengan air hangat. 

  • Bersihkan gigi dengan sikat berbulu lembut dan hati-hati saat menyentuh area yang baru dicabut. 

  • Konsumsi makanan dan minuman lunak selama masa pemulihan. 


Berencana untuk cabut gigi atau konsultasi terkait kesehatan gigi dan mulut? Kamu bisa mengunjungi Klinik Rata dan diskusi bersama dokter gigi kami. Di sana kamu juga bisa berkonsultasi tentang penggunaan Aligner™ Rata, yang berfungsi untuk meratakan gigi dalam 3-6 bulan*. 


Untuk informasi lebih lanjut terkait Aligner™ Rata, silakan kunjungi Instagram kami di @rata.id atau www.rata.id


Rekomendasi Klinik Gigi & Clear Aligners Terdekat


Cari tahu daftar alamat Klinik Rata terdekat jika ingin berkonsultasi dengan dokter gigi, ya!


Rata.id Clinic Center | Klinik Gigi & Clear Aligners

Kunjungi dokter gigi Rata terdekat di Pakubuwono, Kebayoran Baru untuk konsultasi mengenai perawatan aligner gigi atau masalah kesehatan gigi dan mulut lainnya.


Alamat: Jl. Pakubuwono VI No.71, RT.11/RW.2, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta, 12120


Rata.id Surabaya, Jawa Timur | Klinik Gigi & Clear Aligners

Tinggal di luar Jabodetabek? Tenang! Klinik Rata juga tersedia di area kota Surabaya dan sekitarnya. Kunjungi dokter gigi Rata di alamat berikut, ya.


Alamat: Jl. Indragiri No.48-A, RT.015/RW.06, Darmo, Kec. Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur 60241


Rata.id Bali | Klinik Gigi & Clear Aligners

Tinggal di Bali? Tenang! Klinik Rata juga tersedia di daerah Kuta, Bali dan sekitarnya. Kunjungi dokter gigi Rata di alamat berikut, ya.


Alamat: Jl. Sunset Road No.105, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361



komentar

0/1000

Belum ada komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar