Berbagai Jenis Behel Gigi Berdasarkan Fungsi dan Materialnya
Tahukah kamu kalau sekarang cara meratakan gigi itu tidak selalu menggunakan behel? Salah satu alternatifnya adalah aligner Rata, plastik transparan untuk meratakan gigi ke posisi ideal tanpa kawat gigi. Perbedaannya, aligner hanya membutuhkan waktu 3-6 bulan* untuk meratakan gigi, bisa dilepas pasang, dan tidak mengganggu penampilan.
Meski begitu, behel atau kawat gigi masih tetap menjadi salah satu perawatan populer untuk memperbaiki gigi yang tidak rata maupun bertumpuk (maloklusi). Kondisi yang dimaksud bisa berupa gigi berjejal, tonggos, renggang, gingsul, deep bite, cross bite, hingga open bite. Kondisi-kondisi tersebut bisa diatasi dengan berbagai jenis behel gigi. Namun, sebelum mulai perawatan, ada baiknya untuk mengetahui jenis-jenis behel gigi dan keunggulannya masing-masing.
Baca juga: Ketahui Risiko dan Fungsi Behel Gigi Sebelum Perawatan
Apa saja macam-macam behel? Terdapat empat jenis kawat gigi yang bisa dipilih untuk memperbaiki gigi berantakan, yaitu kawat gigi konvensional, kawat gigi keramik, kawat gigi lingual, dan kawat gigi self-ligating. Supaya tidak salah pilih, yuk cari tahu perbedaan keempat jenis behel gigi, kelebihan, dan kekurangannya.
1. Kawat gigi konvensional
Terdapat empat jenis kawat gigi yang bisa dipilih untuk memperbaiki gigi berantakan, yaitu kawat gigi konvensional, kawat gigi keramik, kawat gigi lingual, dan kawat gigi self-ligating. Supaya tidak salah pilih, yuk cari tahu perbedaan keempat jenis behel gigi, kelebihan, dan kekurangannya.
1. Kawat gigi konvensionalKawat gigi konvensional merupakan jenis behel gigi yang terbuat dari stainless steel dan ditempel di bagian depan gigi menggunakan semen khusus. Behel gigi yang satu ini masih terbilang cukup populer karena efektif mengatasi masalah gigi dan rahang.
Sayangnya, pemakaian kawat gigi konvensional seringkali menimbulkan rasa sakit. Jadi, tidak heran kalau pasien merasa sakit bahkan kesulitan saat mengunyah makanan, terutama di awal pemakaian.
Durasi pemakaiannya juga cukup lama. Kamu bisa menghabiskan waktu sekitar 1–3 tahun, tergantung dari kondisi gigi. Setelah perawatan selesai, pasien juga harus melanjutkan penggunaan retainer untuk mempertahankan posisi ideal gigi.
2. Kawat gigi keramik
Kawat gigi keramik adalah jenis behel yang bagian bracket-nya mirip seperti warna gigi. Jenis behel gigi keramik bisa menjadi alternatif bagi kamu yang tak ingin memiliki tampilan terlalu mencolok. Namun, kawat gigi keramik bisa berubah warna seiring waktu, terutama kalau kamu sering konsumsi makanan atau minuman berwarna seperti kopi dan teh.
Selain itu, kawat gigi keramik juga lebih rapuh dan mudah pecah, sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk meratakan gigi. Dibanding kawat gigi konvensional, harga kawat gigi keramik juga memiliki biaya yang lebih tinggi.
Baca juga: Ini Alasan Riezha Lepas Behel dan Beralih ke Aligner Rata
3. Kawat gigi lingual
Kawat gigi lingual sebenarnya memiliki kesamaan dengan kawat gigi konvensional. Perbedaan kawat gigi lingual dan konvensional adalah letaknya. Kawat gigi lingual berada di sisi bagian dalam gigi, sehingga jenis behel gigi ini tidak terlihat dari luar. Kawat gigi lingual juga banyak dipilih oleh pasien karena tidak terlihat sedang meratakan gigi. Sayangnya, penggunaan kawat gigi lingual bisa menimbulkan risiko kesulitan bicara dan nyeri saat mengunyah.
4. Kawat gigi self-ligating (damon)
Kawat gigi self-ligating atau biasa disebut dengan damon merupakan jenis behel gigi konvensional, tapi tidak menggunakan karet elastis. Kawat gigi damon menggunakan klip khusus untuk menahan posisi kawat baja pada masing-masing bracket gigi.
Kelebihan kawat gigi damon adalah lebih tahan lama dibandingkan kawat gigi konvensional dan tidak perlu sering kontrol ke dokter gigi. Bagi kamu yang tidak mau terlihat sedang meratakan gigi, bracket pada jenis behel gigi ini transparan sehingga tidak mengganggu penampilan.
Baca juga: Cara Kerja Clears Aligner untuk Meratakan Gigi, Alternatif Selain Behel
Bagaimana Cara Meratakan Gigi Selain dengan Behel?
Selain menggunakan behel atau kawat gigi, ada perawatan ortodonti yang dapat dijadikan alternatif untuk meratakan gigi. Salah satunya dengan aligner transparan.
Aligner transparan merupakan alat ortodonti yang saat ini sedang populer untuk mengatasi gigi yang tidak rata. Tidak seperti behel atau kawat gigi, pemakaian aligner bisa dilepas pasang sehingga para penggunanya bebas makan apa saja.
Aligner terbuat dari medical grade plastic & BPA-free berwarna transparan. Karenanya, aligner tidak akan mengganggu penampilan. Untuk durasi perawatan, biasanya akan memakan waktu selama 3-6 bulan* atau lebih, tergantung pada kondisi gigi pasien.
Alat ini dianjurkan untuk dipakai selama 20-22 jam/hari dan bisa dilepas saat makan, minum minuman berwarna, dan menyikat gigi. Hal ini tentunya membuat penggunanya lebih mudah dalam menjaga kebersihan rongga mulut dan gigi.
Lantas, apakah aligner Rata itu behel? Bisa dipastikan bukan ya! Karena aligner dan behel, memiliki cara yang berbeda dalam meratakan gigi.
Aligner terbuat dari plastik transparan yang bisa dilepas pasang, melainkan behel dipasang secara permanen dan biasanya mengganggu penampilan pasien saat perawatan. Selain itu, durasi pakai di antara keduanya juga berbeda. Aligner™ Rata hanya membutuhkan waktu sekitar 3-6 bulan*, melainkan behel butuh lebih lama hingga bertahun-tahun.
Apakah tertarik untuk menggunakan Aligner™ Ratauntuk meratakan gigi? Kamu bisa meratakan gigi dalam 3-6 bulan*, transparan, dan nyaman dipakai karena terbuat dari medical grade plastic & BPA-free.
Aligner™ Rata juga bisa menangani berbagai kasus gigi berantakan, mulai dari gigi renggang, gigi berjejal, gigi gingsul, overbite (gigi tonggos), deep bite (gigitan dalam), crossbite (gigitan silang), hingga open bite (gigitan terbuka).
Sebelum memulai perawatan Aligner™ Rata, ada baiknya untuk mengkonsultasikan terlebih dahulu kasus gigimu dengan dokter gigi kami, ya! Menariknya, di Rata kamu bisa berkonsultasi seputar pemakaian aligner dengan dokter gigi secara GRATIS, lho!
Jadi, tunggu apalagi? Yuk, segera jadwalkan konsultasi online dan cetak aligner gigi kamu bersama dokter gigi kami! Cek cara konsultasi Rata dan jangan lupa untuk ikuti Instagram @rata.id untuk info promo terbaru!
Rekomendasi Klinik Gigi & Clear Aligners
Ingin berkonsultasi mengenai kesehatan gigi dan mulut atau perawatan meratakan gigi tanpa behel dengan Clear Aligners™ Rata? Temukan klinik Rata terdekat di sekitarmu!
Rata.id Clinic Center | Klinik Gigi & Clear Aligners
Kunjungi dokter gigi Rata terdekat di Pakubuwono, Kebayoran Baru untuk konsultasi mengenai perawatan aligner gigi atau masalah kesehatan gigi dan mulut lainnya.
Alamat: Jl. Pakubuwono VI No.71, RT.11/RW.2, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta, 12120
Alamat: Jl. Pakubuwono VI No.71, RT.11/RW.2, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta, 12120
Rata.id Bali | Klinik Gigi & Clear Aligners
Tinggal di Bali? Tenang! Klinik Rata juga tersedia di daerah Kuta, Bali dan sekitarnya. Kunjungi dokter gigi Rata di alamat berikut, ya.
Alamat: Jl. Sunset Road No.105, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
Rata.id Surabaya, Jawa Timur | Klinik Gigi & Clear Aligners
Tinggal di luar Jabodetabek? Tenang! Klinik Rata juga tersedia di area kota Surabaya dan sekitarnya. Kunjungi dokter gigi Rata di alamat berikut, ya.
Alamat: Jl. Indragiri No. 48-A, RT015/RW06, Darmo, Kec. Wonokromo, Surabaya 60241
Lebih lengkap mengenai lokasi Klinik Rata di sekitarmu atau mau book jadwal konsultasi dengan dokter gigi Rata, silakan hubungi tim Rata dengan klik tombol WhatsApp di bawah layar, ya!
komentar
Belum ada komentar
Jadi yang pertama memberikan komentar