icon
Rata
Homepage/Artikel/Kesehatan Gigi Dan Mulut/3 Solusi Gigi Ompong di Usia Muda, Atasi Sedari Dini/

3 Solusi Gigi Ompong di Usia Muda, Atasi Sedari Dini

Penyebab Gigi Ompong di Usia Muda dan Solusinya
dok. Rata Indonesia

Selama ini kita tahu bahwa gigi ompong hanya terjadi pada lansia. Faktanya, gigi ompong bisa terjadi pada siapa saja, termasuk orang berusia muda. Apa yang menjadi penyebab gigi ompong di usia muda dan bagaimana solusi untuk mengatasinya?


Penyebab gigi ompong di usia muda

Gigi ompong bisa menjadi momok yang sangat menakutkan. Selain bisa mengganggu penampilan dan menurunkan rasa percaya diri, gigi ompong juga bisa membuat pemiliknya sulit mengunyah dan menelan makanan, sehingga berdampak pada menurunnya nafsu makan.



Pada lansia, gigi ompong biasanya disebabkan oleh proses penuaan. Proses ini lantas melemahkan jaringan penyokong gigi, sehingga membuat gigi terlepas sendiri. Lantas, apa penyebab gigi ompong di usia muda? Simak informasi di bawah ini.


1. Cedera fisik dan trauma

Mengutip Cleveland Clinic, gigi ompong pada usia muda biasanya disebabkan oleh trauma seperti terjatuh, cedera saat olahraga, atau kecelakaan. Selain itu, kebiasaan mengunyah benda keras seperti es batu, permen keras, atau ujung pensil juga bisa memicu gigi ompong.


2. Gigi keropos

Gigi keropos terjadi akibat terbentuknya lubang pada dentin atau jaringan gigi yang berada di bawah lapisan email gigi. Gigi keropos di usia muda biasanya jarang disadari. Namun, kondisi ini bisa menyebabkan gigi berlubang.


Apa penyebab gigi keropos di usia muda? Beberapa kemungkinan yang menjadi pemicu kondisi ini, antara lain kebersihan gigi yang buruk, terlalu banyak mengonsumsi makanan atau minuman asam, hingga penyakit GERD dan bulimia.


3. Penyakit gusi

Faktor penyebab gigi ompong di usia muda selanjutnya adalah penyakit gusi atau periodontitis. Kondisi ini bisa menghancurkan gusi dan tulang rahang yang menyokong gigi. Hal inilah yang mengakibatkan gigi tanggal dan ompong.


Untuk mencegah gigi ompong pada usia muda, kamu perlu mewaspadai gejala penyakit gusi seperti bau mulut, gigi renggang, dan adanya nanah pada gigi atau gusi.


Baca juga: Jangan Dibiarkan, Ini Bahaya Gigi Ompong!


Solusi gigi ompong di usia muda

Masih muda, gigi sudah ompong? Pilihan solusi gigi ompong di usia muda, seperti penggunaan gigi palsu, implan gigi, hingga dental bridge cukup mudah ditemukan di klinik gigi maupun rumah sakit gigi dan mulut. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.


1. Gigi palsu


Gigi palsu atau dentures merupakan alat bantu untuk menggantikan gigi asli yang hilang. Prosedur ini cukup populer untuk mengatasi gigi ompong. Selain harganya yang relatif terjangkau, gigi palsu juga mudah dipakai dan dibersihkan karena mudah dilepas pasang.


Mengutip Healthline, gigi palsu biasanya terbuat dari bahan plastik, akrilik, nilon, atau logam. Bentuknya pun dapat disesuaikan dengan lengkungan rahang dan lekukan gusi pasien agar pas di mulut. 


Ada tiga jenis gigi palsu yang bisa kamu pilih. Simak informasinya seperti dikutip dari Mouth Healthy berikut ini:


- Gigi palsu lengkap segera (immediate denture)

Gigi palsu lengkap merupakan gigi tiruan untuk menggantikan semua gigi yang hilang, entah itu bagian gigi atas, gigi bagian bawah, maupun keduanya. Gigi palsu ini bisa dipasang segera setelah gigi asli dicabut. Meski lebih cepat, gigi palsu ini memerlukan penyesuaian yang lebih lama di mulut. Selain itu, gigi palsu ini biasanya hanya dijadikan solusi sementara untuk mengatasi gigi.


- Gigi palsu lengkap konvensional (conventional denture)

Berbeda dengan jenis gigi palsu sebelumnya, gigi palsu yang ini pemasangannya harus menunggu 2-3 bulan setelah gigi dicabut atau jaringan gusi sembuh. Gigi palsu ini dipasang untuk menggantikan pemakaian gigi palsu lengkap yang digunakan sementara.


- Gigi palsu sebagian (overdenture)

Gigi palsu sebagian merupakan gigi tiruan untuk menggantikan dan mengisi celah pada satu atau lebih gigi yang hilang. Jenis gigi palsu ini biasanya terdiri dari gigi pengganti yang melekat pada dasar plastik berwarna merah muda (menyerupai gusi). Gigi ini kemudian akan dihubungkan dengan kerangka logam. Kerangka tersebut berfungsi sebagai pengait agar gigi palsu pada mulut tidak lepas. Gigi palsu ini bisa kamu lepas-pasang dengan mudah.


Baca juga: Bisakah Pakai Clear Aligners™ Walau Gigi Ada yang Ompong?


2. Dental bridge


Terakhir ada dental bridge. Ini merupakan prosedur untuk “menjembatani” bagian gigi yang ompong. Jenis gigi tiruan ini terdiri dari dua bagian, yaitu pontik (pengganti gigi yang hilang) dan crown gigi (penutup gigi asli sebagai penyangga).


Sama seperti implan, dental bridge juga bersifat permanen dan tidak dapat dicabut. Berikut ini beberapa jenis dental bridge seperti dikutip dari Canadian Dental Association yang dapat menjadi pilihan solusi gigi ompong di usia muda:


- Traditional bridges

Ini merupakan jenis bridge paling umum untuk mengisi ruang kosong antara dua gigi dengan menahan pontik pada crown yang ditempel pada gigi penyangga.


- Implant bridges

Jenis ini menggunakan implan gigi yang lebih kuat dan stabil sebagai pengganti crown atau kerangka.


- Maryland bridges

Jenis bridge yang satu ini tidak memakai crown gigi, tapi kerangka logam atau porselen yang diikat ke bagian belakang gigi penyangga.


- Cantilever bridges

Jenis ini mirip seperti traditional bridge, namun hanya menggunakan satu gigi penyangga saja.


3. Implan gigi