icon
Rata
Home
Apa itu Rata?
Cara Konsultasi
Klinik Rata
Untuk Dokter
Artikel
Promo
Rata
icon
  • Apa itu Rata?
  • Cara Konsultasi
  • Klinik Rata
  • Untuk Dokter
  • Artikel
  • Promo
Homepage/Artikel/Kesehatan Gigi Dan Mulut/Penyebab Gigi Ompong di Usia Muda dan Solusinya/
Kesehatan Gigi Dan Mulut

Penyebab Gigi Ompong di Usia Muda dan Solusinya

Penyebab Gigi Ompong di Usia Muda dan Solusinya
dok. Rata Indonesia

Selama ini kita tahu bahwa gigi ompong hanya terjadi pada lansia. Faktanya, gigi ompong bisa terjadi pada siapa saja, termasuk orang berusia muda. 


Gigi ompong bisa menjadi momok yang sangat menakutkan. Selain bisa mengganggu penampilan dan menurunkan rasa percaya diri, gigi ompong juga bisa membuat pemiliknya sulit mengunyah dan menelan makanan sehingga berdampak pada menurunnya nafsu makan.


Penyebab gigi ompong di usia muda


Pada lansia, gigi ompong biasanya disebabkan oleh proses penuaan. Proses ini lantas melemahkan jaringan penyokong gigi, sehingga membuat gigi terlepas sendiri. 


Lantas, apa penyebab gigi ompong di usia muda? Simak informasinya berikut ini.


1. Cedera fisik dan trauma

Mengutip Cleveland Clinic, gigi ompong pada usia muda biasanya disebabkan oleh trauma seperti terjatuh, cedera saat olahraga, atau kecelakaan. Selain itu, kebiasaan mengunyah benda keras seperti es batu, permen keras, atau ujung pensil juga bisa memicu gigi ompong.


2. Gigi keropos

Gigi keropos terjadi akibat terbentuknya lubang pada dentin atau jaringan gigi yang berada di bawah lapisan email gigi. Gigi keropos di usia muda biasanya jarang disadari. Namun, kondisi ini bisa menyebabkan gigi berlubang.


Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan gigi keropos; seperti kebersihan gigi yang buruk, mengonsumsi makanan atau minuman asam, hingga penyakit GERD dan bulimia.


3. Penyakit gusi

Faktor penyebab gigi ompong di usia muda selanjutnya adalah penyakit gusi atau periodontitis. Kondisi ini bisa menghancurkan gusi dan tulang rahang yang menyokong gigi. Hal inilah yang mengakibatkan gigi tanggal dan ompong.


Untuk mencegah gigi ompong pada usia muda, kamu perlu mewaspadai gejala penyakit gusi seperti bau mulut, gigi renggang, dan adanya nanah pada gigi atau gusi.


Cara mengatasi gigi ompong di usia muda

Jangan khawatir, ada banyak sekali solusi gigi ompong di usia muda. Beberapa cara itu seperti penggunaan gigi palsu, implan gigi, hingga dental bridge. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.


1. Gigi palsu


Gigi palsu atau dentures merupakan alat bantu untuk menggantikan gigi asli yang hilang. Prosedur ini cukup populer untuk mengatasi gigi ompong. Selain harganya yang relatif terjangkau, gigi palsu juga mudah dipakai dan dibersihkan karena mudah dilepas pasang.


Mengutip Healthline, gigi palsu biasanya terbuat dari bahan plastik, akrilik, nilon, atau logam. Bentuknya pun dapat disesuaikan dengan lengkungan rahang dan lekukan gusi pasien agar pas di mulut. 


Ada tiga jenis gigi palsu yang bisa kamu pilih. Simak informasinya seperti dikutip dari Mouth Healthy berikut ini:


- Gigi palsu lengkap segera (immediate denture)

Gigi palsu lengkap merupakan gigi tiruan untuk menggantikan semua gigi yang hilang, entah itu bagian gigi atas, gigi bagian bawah, maupun keduanya. Gigi palsu ini bisa dipasang segera setelah gigi asli dicabut. Meski lebih cepat, gigi palsu ini memerlukan penyesuaian yang lebih lama di mulut. Selain itu, gigi palsu ini biasanya hanya dijadikan solusi sementara untuk mengatasi gigi.


- Gigi palsu lengkap konvensional (conventional denture)

Berbeda dengan jenis gigi palsu sebelumnya, gigi palsu yang ini pemasangannya harus menunggu 2-3 bulan setelah gigi dicabut atau jaringan gusi sembuh. Gigi palsu ini dipasang untuk menggantikan pemakaian gigi palsu lengkap yang digunakan sementara.


- Gigi palsu sebagian (overdenture)

Gigi palsu sebagian merupakan gigi tiruan untuk menggantikan dan mengisi celah pada satu atau lebih gigi yang hilang. Jenis gigi palsu ini biasanya terdiri dari gigi pengganti yang melekat pada dasar plastik berwarna merah muda (menyerupai gusi). Gigi ini kemudian akan dihubungkan dengan kerangka logam. Kerangka tersebut berfungsi sebagai pengait agar gigi palsu pada mulut tidak lepas. Gigi palsu ini bisa kamu lepas-pasang dengan mudah.


2. Implan gigi


Solusi gigi ompong di usia muda selanjutnya adalah dengan implan gigi. Ini merupakan akar gigi tiruan yang ditempatkan pada rahang untuk menahan gigi palsu.


Implan gigi dapat menjadi pilihan jika kamu kehilangan satu lebih gigi. Selain itu, implan gigi juga cocok untuk orang berusia muda dengan gigi ompong karena mereka masih memiliki struktur tulang rahang yang masih kokoh. 


Implan gigi diklaim lebih nyaman dibanding gigi palsu biasa. Selain itu, implan gigi juga dapat bertahan seumur hidup jika kamu dapat menjaga kesehatan mulut dengan baik. Berikut ini beberapa jenis implan yang perlu kamu ketahui, seperti dikutip dari situs American Academy of Periodontology:


- Implan gigi endosteal

Ini merupakan jenis implan gigi paling umum. Implan ini berupa sekrup titanium yang ditanam melalui operasi ke dalam tulang rahang untuk menahan satu atau lebih gigi palsu. Jenis implan ini bisa jadi alternatif buat kamu yang tengah memakai bridge atau gigi palsu lepasan. 


- Implan gigi subperiosteal

Implan gigi subperiosteal merupakan jenis implan yang ditempatkan di atas tulang rahang dengan tiang ke kerangka logam yang menonjol dari gusi. Implan ini biasanya dipakai oleh orang dengan kelainan struktur rahang, karena kondisi tersebut kurang ideal memakai implan endosteal.


3. Dental bridge