icon
Rata
Home
Apa itu Rata?
Cara Konsultasi
Klinik Rata
Untuk Dokter
Artikel
Promo
Rata
icon
  • Apa itu Rata?
  • Cara Konsultasi
  • Klinik Rata
  • Untuk Dokter
  • Artikel
  • Promo
Homepage/Artikel/News/Dukung Womenpreneur, Co-Founder & CMO Rata Berbagi Tips untuk Perempuan yang Ingin Memulai Bisnis/
News

Dukung Womenpreneur, Co-Founder & CMO Rata Berbagi Tips untuk Perempuan yang Ingin Memulai Bisnis

Ceo Rata Dorong Womenpreneur Aksi Perempuan Talkshow
dok. Rata Indonesia

Rata Family, beberapa hari yang lalu Rata berkesempatan menghadiri acara bertajuk ‘Awarding Ceremony AKSI Perempuan’. Acara tersebut merupakan puncak dari program Akselerasi Bisnis (AKSI) Perempuan yang diinisiasi oleh brand aggregator, Tjufoo, bersama community platform, Stellar Women, untuk memberdayakan bisnis yang dirintis oleh perempuan. 


Co-Founder dan Chief Marketing Officer (CMO) Rata, drg. Deviana Maria, secara khusus menjadi salah satu pembicara pada sesi AKSI Perempuan Talkshow. Dalam sesi tersebut, drg. Deviana sempat berbagi tips untuk para perempuan yang ingin memulai bisnis, terutama bisnis startup.


“Untuk para perempuan yang mau memulai bisnis, saya sarankan untuk langsung dicoba saja. Karena, ketika bisnisnya sudah kebanyakan planning dan strategi, tapi tidak dikerjakan ya tidak akan berjalan. Jadi kuncinya adalah memberanikan diri untuk ambil risiko dan mulai saja terlebih dahulu,” papar drg. Deviana dalam sesi AKSI Perempuan Talkshow, Selasa (22/11). 



Menurut drg. Deviana, ketika memulai bisnis para owner biasanya akan menghadapi berbagai tantangan. Meski demikian, tantangan itu pasti bisa dihadapi asalkan para owner paham betul mengenai produk yang akan dijual dan apakah produk tersebut sesuai dengan target marketnya.


“Saat memulai Rata, saya sudah menghadapi tantangan yang cukup besar yaitu pandemi COVID-19. Tantangan itu pasti selalu ada ketika berbisnis. Makanya sebagai business owner, kita harus tahu produk yang kita jual itu apa? Apakah produk tersebut diperlukan oleh masyarakat banyak? Apakah cocok dengan target market kita? Kita harus paham betul mengenai hal ini dan banyak melakukan riset. Kalau kita sudah paham, pastinya bisnis kita akan tetap berjalan,” lanjut drg. Deviana. 


Tantangan Perempuan saat Berbisnis

Saat ditanya mengenai tantangan perempuan dalam berbisnis, drg. Deviana menerangkan masih banyak orang yang beranggapan bahwa industri bisnis adalah milik laki-laki. Akibatnya, hal itu membuat para perempuan takut untuk mencoba memulai berbisnis. 

 

Padahal, perempuan dan laki-laki memiliki kemampuan yang sama. Maksudnya, baik perempuan dan laki-laki memiliki potensi masing-masing dan memiliki kemampuan yang setara dalam menjalankan bisnis.

 

“Kalau saran saya, kita harus buktikan bahwa kita sebagai profesional dan perempuan capable di industri ini. Bahkan, kita harus buktikan bahwa kita bisa memberikan lebih untuk bisnis dan pekerjaan kita,” tutup drg. Deviana.

komentar

0/1000

Belum ada komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar