icon
Rata
Homepage/Artikel/Kesehatan Gigi Dan Mulut/Murah tapi Bahaya! Behel Fashion Bisa Bikin Gigi Rusak Permanen/

Murah tapi Bahaya! Behel Fashion Bisa Bikin Gigi Rusak Permanen

Behel Fashion
dok. Rata Indonesia

Ditinjau secara medis oleh: drg. Jessica Endriyana M Si

Tren behel fashion warna-warni sempat viral di media sosial. Dengan harga yang sangat murah (bahkan ada yang menjual dengan harga Rp 60 ribu) tren ini seketika menarik banyak perhatian, terutama di kalangan remaja dan anak muda. Banyak yang tergiur karena tampilannya dianggap lucu, estetik, dan bisa bikin senyum terlihat lebih menarik.

Sayangnya, di balik tren yang tampak “seru” ini, ada risiko besar yang sering diabaikan. Behel fashion bukan alat medis dan tidak dibuat untuk meratakan gigi. Tanpa pengawasan dokter gigi, pemasangannya bisa menimbulkan berbagai masalah serius, mulai dari infeksi gusi, gigi goyang, hingga kerusakan permanen pada jaringan mulut.

Sebelum ikut-ikutan tren warna karet behel yang cantik, penting untuk tahu dulu apa yang sebenarnya terjadi di balik viralnya behel fashion ini dan kenapa sebaiknya kamu berpikir dua kali sebelum memakainya.

Lantas, seperti apa bahaya dari pemasangan behel fashion sembarangan? Simak informasi lengkapnya dalam ulasan berikut ini!


Mengapa Behel Fashion Viral?

Fenomena behel fashion berawal dari tren di media sosial, di mana banyak kreator menampilkan hasil pemasangan behel berwarna mencolok dengan harga terjangkau. Video-video ini cepat menarik perhatian karena memberi kesan seolah behel adalah aksesori yang bisa mempercantik senyum secara instan. Apalagi kombinasi warna karet behel yang cantik juga membuat tren ini terlihat semakin menarik bagi beberapa orang.

Bagi sebagian orang, behel identik dengan simbol status sosial atau gaya hidup tertentu. Karena biaya perawatan ortodontik di klinik gigi tergolong mahal, behel fashion dianggap sebagai “jalan pintas” untuk mendapatkan tampilan serupa tanpa harus mengeluarkan banyak uang. Inilah yang membuat jasa pemasangan behel non-medis terus bermunculan.

Selain faktor harga, kurangnya pemahaman tentang fungsi medis behel juga berperan penting. Banyak yang belum tahu bahwa behel bukan sekadar hiasan, melainkan alat medis yang bekerja mengatur dan menggerakan posisi gigi menuju posisi yang diinginkan.

Viralnya behel fashion menunjukkan bagaimana tren kecantikan bisa dengan mudah memengaruhi keputusan banyak orang, bahkan tanpa mempertimbangkan dampak kesehatannya. Padahal, yang terlihat menarik di layar belum tentu aman di dunia nyata.

Baca juga: Jenis-Jenis Behel Gigi dan Tips Memilihnya


Apa Bedanya Behel Fashion dan Behel Perawatan?


Sekilas mirip, tapi keduanya punya tujuan dan proses yang sangat berbeda. Supaya gak salah pilih, berikut penjelasan lengkap mengenai perbedaan behel fashion dan perawatan: 


1. Tujuan Pemakaian

Behel fashion dipasang semata untuk penampilan, biasanya menggunakan kawat berwarna-warni agar terlihat menarik. Sementara itu, behel perawatan (ortodonti) punya tujuan medis untuk memperbaiki posisi gigi dan rahang agar fungsi kunyah, bicara, dan kebersihan gigi jadi lebih optimal.


2. Prosedur Pemasangan

Behel fashion biasanya dipasang tanpa pemeriksaan lebih dulu. Begitu datang, langsung dipasangkan tanpa cetak gigi, rontgen, atau evaluasi kondisi gigi. Sebaliknya, behel perawatan dilakukan setelah konsultasi dengan dokter gigi spesialis ortodonti, disertai pemeriksaan menyeluruh dan rencana perawatan yang jelas.


3. Tenaga yang Melakukan

Pemasangan behel fashion umumnya dilakukan oleh tukang atau ahli gigi non-medis yang tidak memiliki izin praktik ortodonti. Behel perawatan hanya boleh dilakukan oleh dokter gigi atau spesialis ortodonti yang memahami anatomi gigi, risiko perawatan, dan cara mengatasinya dengan aman.


4. Fungsi dan Hasil

Behel fashion tidak bisa memperbaiki gigi berantakan karena tidak memiliki mekanisme penggerak gigi yang terukur. Sementara behel perawatan didesain dengan sistem kawat dan bracket khusus yang menggerakkan gigi secara perlahan dan terkontrol hingga posisi gigi menjadi rapi dan seimbang.


5. Risiko Penggunaan

Karena tidak steril dan tidak melalui prosedur medis, behel fashion berisiko menyebabkan infeksi, gusi luka, gigi goyah, bahkan kerusakan permanen pada jaringan mulut. Dengan behel perawatan, semua tindakan dilakukan sesuai standar medis dan diawasi dokter, sehingga lebih aman dan hasilnya dapat diprediksi.


Apa Behel Fashion Bisa Merapikan Gigi?

Belakangan ini, behel fashion kembali jadi tren terutama di media sosial. Banyak orang tertarik memakainya karena ingin tampil beda, terlihat lebih menarik, atau sekadar ikut tren warna karet behel yang cantik yang sedang viral. Padahal, di balik tampilannya yang estetik, behel fashion sama sekali tidak bisa merapikan gigi.


Behel fashion hanya dipasang untuk mempercantik tampilan gigi, bukan untuk memperbaiki posisi gigi atau rahang. Proses pemasangannya pun biasanya dilakukan oleh tukang atau ahli gigi non-medis tanpa pemeriksaan lebih dulu. Artinya, tidak ada cetak gigi, rontgen, atau perencanaan perawatan seperti yang dilakukan dokter gigi profesional.


Secara medis, behel berfungsi menggerakkan gigi secara perlahan dan terukur. Ini hanya bisa dilakukan dengan alat ortodontik yang didesain khusus dan disesuaikan dengan kondisi tiap pasien. Karena behel fashion tidak memiliki sistem penggerak yang benar, ia tidak bisa mengubah posisi gigi, bahkan bisa menimbulkan tekanan yang salah dan merusak jaringan gusi serta akar gigi.


Jadi, walaupun warna karet behel yang cantik memang terlihat menarik, penting untuk diingat bahwa fungsi estetika tidak boleh mengorbankan kesehatan. Jika tujuanmu adalah untuk merapikan gigi, sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter gigi agar kamu mendapat perawatan yang aman, efektif, dan hasilnya benar-benar sesuai harapan.


Baca juga: Jangan Sembarangan! Ini 5 Risiko Memakai Behel Palsu

Bahaya Penggunaan Behel Fashion Pada Kesehatan Gigi dan Mulut

Pemasangan behel fashion di tempat berlabel “tukang/ahli gigi” memang memiliki biaya yang lebih terjangkau. Sayangnya, pemasangan behel fashion di sembarang tempat biasanya tidak menggunakan prosedur perawatan yang tepat dan tanpa adanya ilmu/keterampilan yang kompeten. 


Oleh karena itu, pemasangan behel fashion yang asal-asalan bisa mengakibatkan berbagai masalah kesehatan pada gigi dan mulut. Berikut ini beberapa risiko kesehatan yang bisa muncul jika pemasangan behel fashion dilakukan secara sembarangan.


1. Memicu sariawan dan rasa nyeri berlebihan

Umumnya, pemasangan behel memicu sariawan dan rasa nyeri selama beberapa setelah hari pemasangan. Namun, rasa nyeri tersebut akan menghilang setelah 1-2 hari pasca pemasangan.


Pada pemasangan behel fashion, rasa nyeri tersebut biasanya akan terasa lebih hebat karena bentuk behel fashion tidak sesuai dengan posisi dan bentuk gigi. Jika rasa nyeri terus berlangsung selama beberapa hari, pasien disarankan untuk minum obat pereda nyeri atau mendatangi klinik gigi terdekat. 


2. Mengubah warna gigi

Penggunaan behel fashion juga bisa memicu perubahan warna gigi. Kondisi tersebut terjadi terutama pada behel yang tidak bisa dilepas pasang. Penyebabnya adalah noda dari makanan dan minuman di sekitar behel yang sulit dibersihkan oleh sikat gigi. Alhasil, warna gigi menjadi kuning dan akan terlihat setelah behel fashion dilepas.


3. Membuat gigi berlubang

Pemakaian behel fashion yang terlalu lama serta diiringi dengan perawatan gigi yang kurang baik bisa memicu gigi berlubang. Pembersihan gigi yang kurang baik ini lama-kelamaan bisa membuat lubang gigi semakin bertambah luas. 


4. Resorpsi akar 

Resorpsi akar adalah salah satu kelainan akar yang bersifat agresif dan dapat menyebabkan fungsi gigi menjadi berkurang atau mengakibatkan kehilangan gigi karena akan menyebabkan gigi menjadi goyang. Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya penggunaan behel fashion yang tidak sesuai sehingga menyebabkan tekanan berlebihan pada gigi. Jika kondisi ini terus dibiarkan, bisa menyebabkan kematian pada gigi, lho!


5. Penyakit periodontal

Efek penggunaan behel fashion selanjutnya adalah memicu penyakit periodontal. Penyakit periodontal bisa diakibatkan oleh kebersihan gigi dan mulut yang kurang baik, serta kurangnya kedisiplinan untuk kontrol behel. 


Selain itu, penyakit periodontal juga bisa disebabkan oleh kesulitan membersihkan bagian sela-sela gigi atau yang dekat dengan behel. Akibatnya, sisa makanan masih tertinggal dan terjadilah akumulasi plak. 


6. Memicu reaksi alergi

Behel fashion biasanya menggunakan bahan-bahan yang tidak sesuai standar kedokteran gigi seperti nikel, lateks, resin, akrilik, dan kromium. Sayangnya, bahan-bahan tersebut memiliki potensi menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang.


Beberapa gejala dari reaksi alergi pada nikel adalah hiperplasia gingiva, gingivitis, deskuamasi bibir, sindrom mulut terbakar, cheilitis angular, hingga periodontitis. Sedangkan behel fashion lepasan yang terbuat dari resin akrilik bisa menyebabkan hipersensitivitas tipe IV, di mana respons alergi yang muncul terjadi lebih lambat.


Baca juga: Cara Kerja Clear Aligners untuk Meratakan Gigi, Alternatif Selain Behel


Rata Family, itulah bahaya jika kamu menggunakan behel fashion sembarangan tanpa pengawasan dokter. Jika kamu ingin meratakan gigi namun tetap ingin memperhatikan penampilan, maka Clear Aligners Rata bisa menjadi salah satu opsi yang tepat.


Clear Aligners adalah alat ortodontik untuk meratakan gigi tanpa behel yang bisa dilepas pasang. Terbuat dari BPA-Free premium medical-grade plastic, Aligner Rata memiliki warna transparan sehingga tidak mengganggu penampilan. 


Penggunaan Aligner Rata juga aman, karena disupervisi langsung oleh dokter gigi profesional. Di awal perawatan, pasien diharuskan melakukan konsultasi mengenai kondisi gigi dan cetak gigi terlebih dahulu, sehingga aligner gigi yang didapat sudah disesuaikan dengan kondisi gigi kamu. Konsultasi untuk perawatan Aligner Rata dapat dilakukan secara online maupun offline di Klinik Rata, loh!


Rekomendasi Clear Aligners & Klinik Gigi Terdekat


Simak daftar alamat Klinik Rata terdekat di sekitarmu jika ingin berkonsultasi dengan dokter gigi, ya!


Rata.id Clinic Center | Klinik Gigi & Clear Aligners

Kunjungi dokter gigi Rata terdekat di Pakubuwono, Kebayoran Baru untuk konsultasi mengenai perawatan aligner gigi atau masalah kesehatan gigi dan mulut lainnya.


Alamat: Jl. Pakubuwono VI No.71, RT.11/RW.2, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta, 12120


Rata.id Bali | Klinik Gigi & Clear Aligners

Mencari klinik gigi di Bali? Klinik Rata Bali hadir untuk menjawab kebutuhan akan kesehatan gigi dan mulut kamu. Jangan sungkan untuk berkonsultasi mengenai perawatan untuk meratakan gigi tanpa behel dengan Clear Aligners™ Rata, ya!


Alamat:Jl. Sunset Road No.105, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361


Rata.id Surabaya, Jawa Timur | Klinik Gigi & Clear Aligners

Tinggal di luar Jabodetabek? Tenang! Klinik Rata juga tersedia di area kota Surabaya dan sekitarnya. Kunjungi dokter gigi Rata di alamat berikut, ya.


Alamat: Jl. Indragiri No.48-A, RT.015/RW.06, Darmo, Kec. Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur 60241, Indonesia.


Segera jadwalkan kedatanganmu ke Klinik Rata! Cek website Rata dan Instagram @rata.id untuk info lengkap. Hubungi tim Rata dengan klik tombol WhatsApp di bawah layar, ya!


komentar

0/1000

Belum ada komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar