5 Bahaya Behel Lepas Pasang yang Harus Diwaspadai
Behel lepas pasang murah kini semakin menjamur dan dijual bebas secara online. Namun, tahukah kamu jika menggunakan behel lepas pasang tidak bisa dipastikan keamanannya.
Behel menjadi salah satu alat perata gigi yang banyak dipakai untuk meratakan gigi. Belakangan, banyak ditemukan penggunaan behel lepas pasang yang dipakai untuk alasan tren atau estetika semata.
Padahal, behel lepas pasang yang dijual secara online tidak dibuat atau diproduksi dengan bahan berkualitas tinggi. Ini yang menyebabkan behel lepas pasang tidak aman dipakai dan kurang steril.
Karenanya, perawatan gigi dengan behel (termasuk behel lepas pasang) tidak boleh dilakukan sembarangan, karena memiliki efek berbahaya untuk kesehatan gigi dan mulut. Berbagai risiko ini mungkin saja terjadi jika kamu memilih behel lepas pasang untuk meratakan gigi. Apa saja?
Perbedaan Behel Palsu vs Behel Asli
Perbedaan yang paling signifikan antara behel palsu dan asli adalah jika kamu menggunakan behel asli akan dipasang langsung oleh dokter gigi atau tenaga medis ahli. Sementara, kawat gigi palsu atau behel lepas pasang bisa dijual bebas dan dipasang oleh siapa saja, bahkan kamu bisa menggunakannya sendiri.
Selain itu, jika kamu menggunakan behel asli, biasanya akan dipasang di seluruh gigi, yakni gigi atas dan bawah. Sedangkan behel palsu dapat dipasang di satu bagian saja, misalnya hanya pada gigi atas atau cuma gigi bawah.
Dari segi biaya juga cukup signifikan perbedaannya. Behel asli, biasanya berkisar jutaan rupiah sementara behel palsu bisa dibeli dengan harga ratusan ribu saja. Bahan yang digunakan pun berbeda, meskipun tampaknya sama-sama dibuat dengan kawat atau stainless steel, tapi kualitasnya jelas berbeda.
Bahaya Memakai Behel Lepas Pasang
1. Membuat gigi semakin berantakan
Pemasangan kawat gigi bukan hal yang sederhana, terdapat beberapa perhitungan termasuk jarak antara kawat dan gusi, diameter kawat gigi, dan jenis karet yang digunakan. Kesalahan memasang kawat gigi dapat membuat gigi bergerak arah yang salah.
Tidak hanya itu, jarak pemasangan kawat gigi juga perlu diperhatikan antara satu gigi dan lainnya, pemasangan bracket gigi lebih maju atau mundur, akan berbeda dengan pemakaian gigi yang miring. Jadi, apakah kamu dapat menggunakan behel lepas pasang dengan baik?
2. Memicu berbagai penyakit
Behel lepas pasang terbuat dari kawat gigi yang mungkin memiliki ujung tajam dan bisa menusuk pipi bagian dalam atau gusi. Besar kemungkinan kamu akan mengalami sariawan dan jika kondisi semakin parah akan menjadi luka di dalam rongga mulut.
Kalau pada umumnya pemakaian behel memiliki perawatan khusus saat membersihkan kawat gigi dan sikat gigi khusus, serta kontrol rutin setiap bulan. Apa yang terjadi jika kamu menggunakan behel lepas pasang yang tidak disupervisi langsung oleh dokter gigi?
Baca juga: Atasi Gigi Crossbite, Bisakah Tidak Pakai Kawat Gigi?
3. Perawatan kurang maksimal
Kawat gigi adalah alat yang hanya bisa digunakan jika kamu memiliki indikasi medis atau diagnosa dari dokter gigi. Jika kamu menggunakan behel lepas pasang hanya mengikuti tren atau fashion, tentu perawatan akan berjalan kurang maksimal dan justru meningkatkan risiko terkena penyakit gigi.
4. Nyeri di jaringan lunak sekitar gigi
Bahaya memakai behel lepas pasang yang bisa terjadi adalah timbulnya nyeri pada jaringan lunak di sekitar gigi. Kalau kamu menggunakan behel lepas pasang tidak sesuai anjuran dokter gigi justru mengakibatkan pergeseran gigi dan berpengaruh ke jaringan lunak sekitar gigi. Beberapa masalah pada gigi juga dapat dialami seperti sariawan dan penyakit lain yang dapat memicu rasa nyeri.
5. Kebersihan gigi berkurang
Pemakaian behel lepas pasang tentu harus melekatkan kawat pada gigi, hal ini akan membuat sisa makanan mudah menempel di jaringan lunak gigi. Kondisi gigi akan semakin parah jika penggunaan behel lepas pasang tidak benar.
Sisa makanan akan menempel di celah-celah kawat gigi jika tidak dibersihkan dengan sempurna dan menjadi tempat tumbuhnya bakteri. Hal ini dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya penyakit periodontal yang disebabkan kurangnya menjaga kebersihan gigi imbas pemakaian behel lepas pasang.
Apakah Behel yang Sudah Dilepas Bisa Dipasang Lagi
Melepas behel terlalu awal saat perawatan dapat menyebabkan relaps atau gigi bergerak ke posisi yang tidak tepat. Hal ini tentu akan membuat masalah gigi baru dan menghabiskan waktu serta biaya perawatan.
Jika kamu ingin melepas sementara dan memasang kembali behel gigi mungkin saja akan mengakibatkan rasa kurang nyaman dan mengganggu proses perawatan. Saat ingin memasang behel kembali, kamu harus membuat behel gigi yang baru dan tidak bisa menggunakan behel yang lama, sehingga lebih banyak mengeluarkan biaya.
Karenanya, dianjurkan untuk tidak melepas behel selama masa perawatan dan diikuti dengan pemakaian retainer setelah selesai menggunakan behel. Retainer gigi berfungsi untuk mempertahankan posisi ideal gigi, setelah pemakaian behel selesai.
Baca juga: Berapa Lama Memakai Retainer Gigi?
Apakah Behel Lepas Pasang Bisa Meratakan Gigi?
Daripada kamu menggunakan behel lepas pasang yang dijual bebas secara online, lebih baik menggunakan Aligner™ Rata! Aligner merupakan alat ortodontik yang digunakan untuk meratakan gigi dengan bahan plastik berkualitas.
Aligner™ Rata merupakan solusi meratakan gigi tanpa behel yang sudah memiliki izin edar dari Kemenkes RI dan dijamin keamanannya. Selain aman digunakan, kebersihan gigi kamu juga lebih terjaga, karena dapat dilepas pasang saat makan, minum, dan sikat gigi. Pengalaman meratakan gigi juga jauh lebih menyenangkan karena lebih cepat, hanya 3-6 bulan*, tanpa rasa sakit berlebih.
Cara Pakai Aligner Gigi
Cara menggunakan aligner gigi tentu mudah dilakukan. Kamu bisa memasang aligner selama 20-22 jam/hari dan mengganti set aligner setiap 10-14 hari.
Kamu cukup menggunakan aligner ke permukaan gigi dan pastikan pas di mulut, dengan pemakaian chewies yang sudah ada di dalam case aligner. Jangan lupa untuk menaruh kembali aligner ke dalam case, jika sedang tidak dipakai pada saat makan, minum, atau sikat gigi.
Buat kamu yang penasaran bagaimana pengalaman meratakan gigi aman dan menyenangkan? Silakan reservasi konsultasi GRATIS atau kunjungi Instagram @rata.id atau www.rata.id untuk informasi lebih lanjut.
Rekomendasi Klinik Gigi & Clear Aligners
Ingin berkonsultasi mengenai kesehatan gigi dan mulut atau perawatan meratakan gigi tanpa behel dengan Clear Aligners™ Rata? Temukan klinik Rata terdekat di sekitarmu!
Rata.id Clinic Center | Klinik Gigi & Clear Aligners
Kunjungi dokter gigi Rata terdekat di Pakubuwono, Kebayoran Baru untuk konsultasi mengenai perawatan aligner gigi atau masalah kesehatan gigi dan mulut lainnya.
Alamat: Jl. Pakubuwono VI No.71, RT.11/RW.2, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta, 12120
Alamat: Jl. Pakubuwono VI No.71, RT.11/RW.2, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta, 12120
Rata.id Bali | Klinik Gigi & Clear Aligners
Tinggal di Bali? Tenang! Klinik Rata juga tersedia di daerah Kuta, Bali dan sekitarnya. Kunjungi dokter gigi Rata di alamat berikut, ya.
Alamat: Jl. Sunset Road No.105, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
Rata.id Surabaya, Jawa Timur | Klinik Gigi & Clear Aligners
Tinggal di luar Jabodetabek? Tenang! Klinik Rata juga tersedia di area kota Surabaya dan sekitarnya. Kunjungi dokter gigi Rata di alamat berikut, ya.
Alamat: Jl. Biliton No.43, RT.002/RW.07, Gubeng, Surabaya, Jawa Timur 60281
Lebih lengkap mengenai lokasi Klinik Rata di sekitarmu atau mau book jadwal konsultasi dengan dokter gigi Rata, silakan hubungi tim Rata dengan klik tombol WhatsApp di bawah layar, ya!
komentar
Belum ada komentar
Jadi yang pertama memberikan komentar