Kenapa Behel Palsu Berbahaya? Ini Penjelasan dan Risikonya
Kamu mungkin tergiur melihat penawaran behel murah yang beredar di media sosial, tapi penting untuk berhenti sejenak sebelum mengambil keputusan. Banyak behel yang dipasang di luar klinik gigi ternyata menggunakan material palsu atau tidak memenuhi standar medis, dan inilah yang membuat risikonya cukup besar. Memahami perbedaan bracket asli dan palsu serta bedanya behel asli dan palsu jadi langkah penting sebelum kamu memulai perawatan apa pun.
Behel yang tidak dibuat sesuai standar bisa menimbulkan tekanan yang salah pada gigi, memicu infeksi, merusak gusi, bahkan menyebabkan kerusakan permanen pada gigi. Karena itu, pastikan kamu memilih perawatan yang dilakukan oleh tenaga medis profesional dan menggunakan alat ortodontik yang terjamin kualitas dan keamanannya.
Cara Membedakan Behel Asli dan Palsu
Sebelum memutuskan untuk meratakan gigi pakai behel, penting untuk memahami apa saja ciri behel yang benar-benar aman dan sesuai standar medis. Banyak behel murah yang beredar terlihat menarik, tapi tidak semuanya menggunakan material ortodontik yang layak. Memahami perbedaan bracket asli dan palsu serta bedanya behel asli dan palsu bisa membantu kamu terhindar dari risiko kerusakan gigi dan gusi akibat pemasangan yang tidak dilakukan oleh tenaga profesional.
1. Perhatikan Material Bracket
Salah satu cara mengenali perbedaan bracket asli dan palsu adalah dari kualitas bahannya. Bracket asli terbuat dari material medis seperti stainless steel ortodontik atau ceramic khusus yang aman dan stabil. Bracket palsu biasanya terlihat lebih besar, mudah kusam, terasa kasar, dan sering berubah warna.
2. Lihat Proses Pemeriksaannya
Behel asli selalu dipasang setelah pemeriksaan lengkap, termasuk rontgen, cetak gigi, dan analisis pergerakan gigi. Jika pemasangan dilakukan tanpa pemeriksaan apa pun atau langsung dipasang saat pertama kali visit, itu tanda jelas behel palsu atau non-medis. Inilah salah satu poin penting dari bedanya behel asli dan palsu.
3. Perhatikan Lem dan Teknik Pemasangan
Dokter gigi menggunakan lem ortodontik yang aman untuk email gigi. Pada behel palsu, lem yang dipakai biasanya bukan lem medis sehingga bisa merusak permukaan gigi atau membuat bracket mudah lepas. Teknik pemasangan yang asal tempel tanpa perhitungan tekanan juga menjadi tanda behel non-standar medis.
4. Periksa Hasil dan Perkembangannya
Behel asli memberikan perubahan yang terukur dan bertahap sesuai rencana perawatan. Sebaliknya, behel palsu sering tidak memberikan hasil yang nyata, bahkan bisa membuat gigi goyah atau gusi meradang. Perbedaan hasil ini jadi salah satu cara paling mudah melihat bedanya behel asli dan palsu.
Bahaya Memakai Behel Palsu
Mulai dari alergi hingga posisi gigi yang salah bergeser, risiko behel palsu perlu diwaspadai. Berikut penjelasan efek memakai behel palsu bagi kesehatan.
1. Alergi Sampai Risiko Keracunan Metal
Alasan mengapa biaya pasang behel di ortodontis itu bisa mencapai jutaan rupiah, karena proses perawatan dengan behel atau kawat dijamin dan disupervisi oleh dokter gigi spesialis ortodonsia.
Selain itu, bahan behel yang dipilih pun sudah terbukti aman bagi kesehatan. Terlebih lagi, behel akan selalu terpasang di dalam mulut. Sementara, behel palsu atau abal-abal yang dijual murah bisa saja dibuat dari bahan logam dan karet yang tidak seharusnya digunakan untuk produk perawatan gigi, misalnya logam yang mengandung timah.
Alhasil, kamu berisiko terkena alergi dan keracunan metal. Dalam beberapa kasus, risiko memakai behel palsu yang mengintai pasien, antara lain gejala sakit telinga dan gangguan pencernaan. Alih-alih mendapat gigi rata, kamu justru bisa terkena gangguan kesehatan lainnya.
Baca juga: Dianggap Lebih Praktis, Yuk Ketahui Cara Kerja Aligner dalam Meratakan Gigi
2. Warna Gigi Berubah
Efek memakai behel palsu lainnya, adalah kondisi warna gigi yang menjadi kuning bahkan menghitam. Hal ini lagi-lagi disebabkan oleh pemasangan behel yang tidak benar dan menggunakan material yang tidak dikhususkan bagi kesehatan. Ketika kamu memakai behel palsu, bakteri dan plak akan lebih mudah menempel di sekitar gigi dan mengakibatkan kerusakan pada bagian terluar gigi.
Bila behel palsu tidak segera dicopot, perubahan warna gigi akan terjadi dan menyebabkan dekalsifikasi (hilangnya unsur kalsium) yang bisa berakhir pada kerusakan atau infeksi gigi. Akibatnya, kamu harus mengeluarkan lebih banyak biaya untuk berobat ke dokter gigi.
3. Posisi Gigi Salah Bergeser
Apakah behel palsu bisa merapikan gigi? Hmmm, sebenarnya risiko memakai behel abal-abal dapat menyebabkan posisi gigi salah bergeser. Pemasangan behel asli seharusnya dilakukan oleh dokter gigi spesialis ortodonti. Mengapa? Ortodontis perlu melihat struktur gigi, gusi, dan rahang. Dengan begitu, ortodontis bisa menentukan bagaimana sebaiknya arah pergeseran gigi dilakukan agar bisa meratakan gigi dengan benar tanpa merusak gusi maupun akar gigi.
Baca juga: Pakai Aligner Rata, Gigi Berjejal Yusup Rata dalam 4 Bulan*
Lain halnya dengan memasang behel palsu di tukang gigi yang tidak ditangani langsung oleh dokter spesialis. Gigi bisa menjadi lebih bengkok daripada kondisi sebelumnya akibat pemasangan behel yang tidak benar. Jika sudah begini, bukan tidak mungkin kamu membutuhkan operasi dengan biaya mahal untuk meratakan gigi yang semakin berantakan karena memasang behel abal-abal.
4. Berpotensi tertular penyakit
Kamu pasti bisa membayangkan berapa banyak kuman, virus, dan bakteri yang ada di mulut manusia. Ini sebabnya alat-alat kedokteran gigi harus dibersihkan dan disterilkan untuk setiap kali pemakaian. Bahaya memakai behel palsu adalah kamu tidak bisa menjamin apakah alat-alat medis yang masuk ke mulut itu sudah steril atau belum, berbeda dengan memasang behel asli di klinik gigi resmi.
Pemakaian alat medis yang tidak steril akan menyebabkan infeksi silang, di mana kamu bisa tertular penyakit serius. Jadi, jangan pasang behel abal-abal di tempat yang tidak resmi untuk keselamatan kamu.
5. Makan tidak nyaman dan mudah tersedak
Bahaya memakai kawat gigi, baik yang asli atau palsu, adalah rasa nyaman ketika makan. Namun, rasa tidak nyaman ini semakin parah bila kamu memakai behel palsu, lho. Biasanya behel abal-abal terasa terlalu ketat atau longgar, sehingga membuat kamu kesusahan untuk mengunyah makanan. Lalu, dikarenakan penggunaan karet dan logam murah yang tidak berkualitas, bukan tidak mungkin behel akan patah dan membuat kamu tersedak. Jika sudah begini, pasti akan membahayakan kesehatan kamu, bahkan menyebabkan kematian.
Baca juga: Review Marlin Rusli Pakai Aligner Rata: Lebih Nyaman Dibandingkan Behel
Cara Meratakan Gigi Tanpa Behel dengan Harga Terjangkau
Penasaran bagaimana cara agar gigi rata, namun biaya perawatannya terjangkau? Solusinya bukanlah memakai behel abal-abal, melainkan menggunakan aligner Rata. Clear Aligners™Rata merupakan alat bantu untuk meratakan gigi tanpa perlu memasang behel. Aligner Rata bisa dilepas ketika kamu makan, minum, dan menggosok gigi.
Dengan menggunakan aligner Rata, kamu bisa langsung konsultasi dengan dokter gigi berpengalaman secara online maupun offline. Clear aligners dibuat secara khusus berdasarkan kasus gigi pasien dan dapat dikirim langsung ke rumah!
Harga Clear Aligners™ Rata tersedia mulai dari Rp5,9 juta, bergantung pada kasus gigi pasien. Biaya ini sudah termasuk konsultasi dengan dokter gigi Rata hingga perawatan aligner selesai.
Yakin siap dengan akibat memakai behel murah? Yuk, stop pakai behel abal-abal dan gunakan aligner gigi Rata untuk meratakan gigi kamu.
Baca juga: Behel Transparan & Clear Aligners™, Apa Perbedaannya?
Rekomendasi Klinik Gigi & Clear Aligners Terdekat
Simak daftar alamat Klinik Rata terdekat di sekitarmu jika ingin berkonsultasi dengan dokter gigi, ya!
Rata.id Clinic Center | Klinik Gigi & Clear Aligners
Kunjungi dokter gigi Rata terdekat di Pakubuwono, Kebayoran Baru untuk konsultasi mengenai perawatan aligner gigi atau masalah kesehatan gigi dan mulut lainnya.
Alamat: Jl. Pakubuwono VI No.71, RT.11/RW.2, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta, 12120
Rata.id Bali | Klinik Gigi & Clear Aligners
Mencari klinik gigi di Bali? Klinik Rata Bali hadir untuk menjawab kebutuhan akan kesehatan gigi dan mulut kamu. Jangan sungkan untuk berkonsultasi mengenai perawatan untuk meratakan gigi tanpa behel dengan Clear Aligners™ Rata, ya!
Alamat: Jl. Sunset Road No.105, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
Rata.id Surabaya, Jawa Timur | Klinik Gigi & Clear Aligners
Tinggal di luar Jabodetabek? Tenang! Klinik Rata juga tersedia di area kota Surabaya dan sekitarnya. Kunjungi dokter gigi Rata di alamat berikut, ya.
Alamat: Jl. Indragiri No.48-A, RT.015/RW.06, Darmo, Kec. Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur 60241, Indonesia.
komentar
Belum ada komentar
Jadi yang pertama memberikan komentar