icon
Rata
Homepage/Artikel/Kesehatan Gigi Dan Mulut/Apa Itu Behel Gigi? Ini Langkah Pemasangan, Perawatan, dan Risikonya/

Apa Itu Behel Gigi? Ini Langkah Pemasangan, Perawatan, dan Risikonya

behel, behel gigi, behel konvensional
dok. Rata Indonesia

Banyak orang merasa kurang percaya diri karena susunan gigi yang tidak rata, seperti gigi berjejal, renggang, atau posisi gigitan yang tidak ideal. Selain memengaruhi penampilan, kondisi ini juga bisa berdampak pada kesehatan gigi dan mulut, mulai dari sulit dibersihkan hingga meningkatkan risiko masalah gusi.

Salah satu solusi yang paling umum digunakan untuk meratakan gigi adalah behel gigi. Perawatan behel konvensional bekerja dengan memberikan tekanan bertahap untuk menggeser gigi ke posisi yang lebih ideal. Sebelum memutuskan untuk memakai behel, penting untuk memahami apa itu behel gigi, proses pemasangan, hingga risiko yang mungkin terjadi selama perawatan.

Apa Itu Behel Gigi?

Behel gigi adalah alat ortodonti yang dikenal sebagai kawat gigi konvensional, yang digunakan untuk meratakan susunan gigi dan memperbaiki posisi gigitan. Behel terdiri dari beberapa komponen seperti bracket yang ditempel pada permukaan gigi, kawat (archwire), serta karet elastis yang berfungsi untuk memberikan tekanan secara bertahap. Tekanan dari komponen tersebut membantu menggeser gigi perlahan ke posisi yang lebih ideal.

Perawatan dengan behel biasanya direkomendasikan untuk berbagai kondisi seperti gigi berjejal, renggang, gigi maju (tonggos), hingga masalah gigitan seperti overbite atau crossbite. Karena sifatnya yang menempel permanen selama masa perawatan, behel bekerja secara terus-menerus dalam menggerakkan gigi.

Tidak hanya ditujukan untuk berbagai kasus gigi yang berbeda, jenis behel juga dibedakan berdasarkan materialnya misalnya behel self-ligating dan behel keramik. Namun, perawatan untuk jenis behel berbeda juga tetap memerlukan kontrol rutin ke dokter gigi untuk menyesuaikan kawat dan memastikan pergerakan gigi berjalan sesuai rencana.

Langkah Pemasangan Kawat Gigi

Sebelum behel terpasang, ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan untuk memastikan perawatan berjalan aman dan hasilnya optimal. Setiap langkah dilakukan secara bertahap oleh dokter gigi agar gigi siap menerima tekanan dari kawat gigi. Berikut langkah-langkah pemasangannya:

  • Pemeriksaan awal dan konsultasi untuk melihat kondisi gigi dan menentukan rencana perawatan. Termasuk perawatan tambahan seperti foto rontgen untuk melihat posisi dan rahang gigi.

  • Pembersihan gigi (scaling) agar gigi bebas dari plak dan karang gigi sebelum pemasangan

  • Pencetakan gigi menggunakan bahan cetak atau alat 3D Scanner 

  • Pencabutan gigi pada kasus tertentu untuk mengoreksi posisi gigi dan membuat ruang agar gigi di sekitar dapat tumbuh dengan baik

  • Pemasangan bracket pada permukaan gigi menggunakan perekat khusus

  • Pemasangan kawat (archwire) yang akan menghubungkan setiap bracket

  • Pemasangan karet elastis untuk membantu memberikan tekanan pada gigi

  • Kontrol rutin untuk menyesuaikan kawat dan memantau pergerakan gigi

Baca juga: Kisaran Harga Behel Gigi Lengkap dengan Perawatan Lainnya

Perawatan Behel Gigi

Perawatan behel gigi membutuhkan perhatian ekstra dibandingkan gigi tanpa kawat. Karena ada banyak komponen seperti bracket dan kawat yang menempel, sisa makanan lebih mudah tersangkut dan berisiko menyebabkan plak hingga masalah gusi. Itulah sebabnya, pasien perlu lebih disiplin dalam menjaga kebersihan dan mengikuti aturan selama masa perawatan agar hasilnya maksimal dan tidak menimbulkan masalah baru.

1. Sikat gigi lebih detail dan rutin

Menyikat gigi harus dilakukan minimal 2–3 kali sehari dengan teknik khusus, karena sela-sela bracket dan kawat mudah menyimpan sisa makanan.

2. Gunakan alat tambahan seperti interdental brush & floss

Sikat gigi saja sering tidak cukup. Kamu perlu alat bantu seperti sikat kecil (interdental) atau benang gigi khusus untuk membersihkan area sempit di antara kawat.

3. Hindari makanan keras dan lengket

Makanan seperti es batu, permen keras, karamel, atau keripik tebal bisa merusak bracket atau membuat kawat bergeser.

4. Harus kontrol rutin ke dokter gigi

Pasien behel wajib datang kontrol secara berkala untuk mengencangkan kawat dan memastikan pergerakan gigi sesuai rencana.

5. Kebersihan gigi harus maksimal

Jika tidak disiplin, plak bisa menumpuk dan meningkatkan risiko gigi berlubang atau radang gusi selama pakai behel.

Risiko Pemasangan Behel Gigi

Meskipun efektif untuk meratakan gigi, pemasangan behel juga memiliki beberapa risiko yang perlu dipahami sejak awal. Risiko ini umumnya muncul jika kebersihan gigi tidak terjaga dengan baik, kontrol tidak rutin, atau ada kondisi tertentu pada gigi dan gusi. Dengan mengetahui risikonya, pasien bisa lebih siap dan menjaga perawatan tetap optimal selama menggunakan behel.

  • Nyeri dan rasa tidak nyaman di awal pemakaian

Gigi akan terasa ngilu atau tertekan, terutama beberapa hari setelah pemasangan atau setelah kontrol.

  • Sariawan dan iritasi di dalam mulut

Gesekan bracket dan kawat dengan pipi atau bibir bisa menyebabkan luka ringan.

  • Penumpukan plak dan karang gigi

Sisa makanan mudah tersangkut di sela behel, meningkatkan risiko gigi berlubang dan radang gusi.

  • Perubahan warna gigi (white spot)

Jika kebersihan tidak terjaga, bisa muncul bercak putih di sekitar bracket setelah behel dilepas.

  • Kerusakan bracket atau kawat

Makanan keras atau kebiasaan tertentu bisa membuat bracket lepas atau kawat bergeser.

  • Perawatan jadi lebih lama dari rencana

Kurang disiplin saat kontrol atau menjaga kebersihan bisa memperlambat proses pergerakan gigi.

  • Risiko masalah gusi

Jika tidak dirawat dengan baik, penggunaan behel dapat memperparah kondisi gusi seperti gingivitis.


Baca juga: Serupa Tapi Tak Sama, Ini Bedanya Behel Gigi Transparan & Clear Aligners™!

Dengan memahami berbagai risiko tersebut, penting untuk mempertimbangkan pilihan perawatan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidupmu. Jika kamu ingin meratakan gigi dengan cara yang lebih nyaman, minim risiko iritasi, dan lebih mudah dalam perawatan sehari-hari, Clear Aligners™ dari Rata bisa menjadi alternatif yang layak dipertimbangkan. Aligner™ Rata terbuat dari material premium medical-grade plastik BPA-free yang lembut dan nyaman di gigi serta gusi. Perawatannya juga disupervisi oleh dokter gigi spesialis aligner yang telah menangani lebih dari 70.000 kasus gigi.

Sebelum memulai perawatan Aligner™ Rata, ada baiknya mengkonsultasikan terlebih dahulu kasus gigimu dengan dokter gigi Rata ya! Menariknya, di Rata kamu bisa berkonsultasi seputar pemakaian Aligner dengan dokter gigi secara GRATIS, lho! 

Jadi tunggu apalagi? Yuk, segera jadwalkan konsultasi dan cetak aligner gigi kamu yang dipandu oleh dokter gigi Rata! Cek cara konsultasi Rata dan jangan lupa untuk ikuti Instagram @rata.id untuk info promo terbaru atau kamu bisa kunjungi langsung klinik gigi Rata terdekat. Berikut rekomendasi klinik gigi & Clear Aligners™ Rata.

Rekomendasi Klinik Gigi & Clear Aligners Terdekat


Simak daftar alamat Klinik Rata terdekat di sekitarmu jika ingin berkonsultasi dengan dokter gigi, ya!

Rata.id Clinic Center | Klinik Gigi & Clear Aligners

Kunjungi dokter gigi Rata terdekat di Pakubuwono, Kebayoran Baru untuk konsultasi mengenai perawatan aligner gigi atau masalah kesehatan gigi dan mulut lainnya.

Alamat: Jl. Pakubuwono VI No.71, RT.11/RW.2, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta, 12120

Rata.id Bali | Klinik Gigi & Clear Aligners

Mencari klinik gigi di Bali? Klinik Rata Bali hadir untuk menjawab kebutuhan akan kesehatan gigi dan mulut kamu. Jangan sungkan untuk berkonsultasi mengenai perawatan untuk meratakan gigi tanpa behel dengan Clear Aligners™ Rata, ya!

Alamat:Jl. Sunset Road No.105, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361

Rata.id Surabaya, Jawa Timur | Klinik Gigi & Clear Aligners

Tinggal di luar Jabodetabek? Tenang! Klinik Rata juga tersedia di area kota Surabaya dan sekitarnya. Kunjungi dokter gigi Rata di alamat berikut, ya.

Alamat: Jl. Indragiri No.48-A, RT.015/RW.06, Darmo, Kec. Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur 60241, Indonesia.

Segera jadwalkan kedatanganmu ke Klinik Rata! Cek website Rata dan Instagram @rata.id untuk info lengkap. Hubungi tim Rata dengan klik tombol WhatsApp di bawah layar, ya!


komentar

0/1000

Belum ada komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar