Jangan Asal, Begini Cara Sikat Gigi yang Benar
Mungkin kamu sudah tahu, cara menjaga kesehatan mulut dan gigi dengan sikat gigi secara rutin dua kali sehari. Tapi, siapa sangka kalau cara yang kamu lakukan selama ini bisa saja salah?
Kesalahan saat menyikat gigi dapat menyebabkan kerusakan gigi. Sayang kan, kalau kamu sudah rajin sikat gigi tapi malah berdampak negatif. Karena itu, pastikan sikat gigimu sudah benar dengan menghindari 5 kesalahan saat menyikat gigi berikut ini.
Cara sikat gigi yang salah
1. Sikat gigi terlalu sebentar
Sikat gigi kena odol dan kumur-kumur saja nggak cukup. Kamu harus memastikan semua bagian gigi sudah disikat secara bersih hingga ke sela-sela gigi. Waktu sikat gigi yang dianjurkan adalah 2-3 menit. Jangan sampai terlalu lama juga ya, karena dapat menyebabkan asam yang merusak lapisan gigi.
2. Tidak menggosok lidah
Lidah juga bisa menjadi sarang kuman dan bakteri serta menyebabkan bau mulut. Mungkin, selama ini kamu merasa kalau kumur-kumur saja cukup untuk membersihkan lidah. Tapi ternyata nggak loh. Kalau kamu belum melakukannya, jangan ulangi kesalahan ini dan mulai jadikan kebiasaan membersihkan lidah dari sekarang.
3. Sikat gigi setelah makan
Pernah merasa sisa-sisa makanan masih ada di mulut padahal sudah sikat gigi? Bisa jadi kamu melakukan kesalahan ini, langsung menyikat gigi setelah makan sehingga menyisakan bau dan mulut terasa nggak fresh. Perlu dicatat, nih. Jarak sikat gigi setelah makan, lamanya hingga 30 menit jeda.
4. Menggosok gigi terlalu kencang
Mungkin kamu masih ada yang berpikir kalau menyikat gigi kencang-kencang, bakal dapat menghilangkan noda & kuman menjadi lebih bersih. Sayangnya hal ini malah dapat menyebabkan gusi luka dan kesehatan akar gigi menjadi rentan.
Bukannya menjadi bersih, gigimu malah jadi rusak. Nggak mau kan? Karena itu, sikat gigi dengan kekuatan normal saja, nggak terlalu kencang atau pun terlalu pelan. Kenali juga jenis-jenis sikat gigi yang bagus untukmu.
5. Tidak pernah mengganti sikat gigi
Semakin lama dan semakin sering sikat gigi digunakan, efektivitas bulu sikat dalam membersihkan noda gigi berkurang karena bulu sikat menjadi renggang. Selain itu, permukaan sikat juga semakin susah dibersihkan dan meninggalkan sisa-sisa kotoran dari mulut. Bukannya bersih, gigi jadi kotor lagi. ​​Kapan sikat gigi harus diganti? Sebaiknya ganti sikat gigi setiap 3-6 bulan sekali.
6. Salah memilih sikat dan pasta gigi
Sikat gigi yang sudah kasar, bengkok, atau melengkung tidak lagi efektif membersihkan gigi. Gantilah sikat gigi setiap tiga bulan agar lebih optimal. Pilih sikat dengan kepala kecil untuk menjangkau area sulit, kecuali jika kamu memiliki mulut yang besar.
Pasta gigi juga berperan penting. Sebaiknya gunakan pasta gigi fluoride dengan kadar 1,350-1,500 ppm. Jika ingin menggunakan pasta gigi pemutih, konsultasikan dulu dengan dokter gigi.
7. Hindari obat kumur setelah sikat gigi
Obat kumur berfluoride membantu mencegah kerusakan gigi, namun jangan menggunakannya langsung setelah menyikat gigi, karena bisa menghilangkan sisa fluoride dari pasta gigi. Gunakan di waktu lain, seperti setelah makan siang, dan hindari makan atau minum selama 30 menit agar manfaatnya maksimal.
Langkah-langkah Menggosok Gigi yang Benar
Menjaga kesehatan gigi dan mulut dimulai dengan cara menggosok gigi yang benar. Berikut langkah-langkahnya:
1. Mulai dari gigi geraham
Basahi sikat dan oleskan pasta gigi secukupnya. Sikat bagian luar gigi geraham dengan gerakan memutar selama 20 detik, lalu gosok dari atas ke bawah untuk membersihkan plak dan sisa makanan. Ulangi untuk bagian dalam gigi geraham.
2. Bersihkan gigi depan
Arahkan sikat ke gigi depan bagian luar, lalu gosok perlahan dengan gerakan melingkar. Untuk bagian dalam, gunakan gerakan vertikal ke atas dan ke bawah. Ulangi 2–3 kali.
3. Sikat permukaan mengunyah
Gunakan gerakan memutar untuk membersihkan permukaan gigi geraham yang cenderung menampung sisa makanan.
4. Sikat lidah dan sisi dalam pipi
Gunakan sikat gigi atau sikat lidah untuk membersihkan lidah dan bagian dalam pipi guna mengurangi bakteri penyebab bau mulut.
5. Gunakan benang gigi
Setelah menyikat gigi, bersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi agar sisa makanan yang sulit dijangkau bisa terangkat
Itulah 7 kesalahan menyikat gigi yang sering tak disadari, beserta langkah-langkah menyikat gigi yang benar. Saatnya lebih peduli dengan kesehatan mulut dan gigimu! Mulai perhatikan cara menyikat gigimu dan jangan lupa rutin konsultasi ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.
Rekomendasi Klinik Gigi & Clear Aligners Terdekat
Cari tahu daftar alamatKlinik Rata terdekat jika ingin berkonsultasi dengan dokter gigi, ya!
Rata.id Clinic Center | Klinik Gigi & Clear Aligners
Kunjungi dokter gigi Rata terdekat di Pakubuwono, Kebayoran Baru untuk konsultasi mengenai perawatan aligner gigi atau masalah kesehatan gigi dan mulut lainnya.
Alamat: Jl. Pakubuwono VI No.71, RT.11/RW.2, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta, 12120
Rata.id Surabaya, Jawa Timur | Klinik Gigi & Clear Aligners
Tinggal di luar Jabodetabek? Tenang! Klinik Rata juga tersedia di area kota Surabaya dan sekitarnya. Kunjungi dokter gigi Rata di alamat berikut, ya.
Alamat: Jl. Indragiri No.48-A, RT.015/RW.06, Darmo, Kec. Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur 60241
Rata.id Bali | Klinik Gigi & Clear Aligners
Tinggal di Bali? Tenang! Klinik Rata juga tersedia di daerah Kuta, Bali dan sekitarnya. Kunjungi dokter gigi Rata di alamat berikut, ya.
Alamat: Jl. Sunset Road No.105, Seminyak, Kec. Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361
komentar
Belum ada komentar
Jadi yang pertama memberikan komentar