icon
Rata
Home
Apa itu Rata?
Cara Konsultasi
Klinik Rata
Untuk Dokter
Artikel
Promo
Rata
icon
  • Apa itu Rata?
  • Cara Konsultasi
  • Klinik Rata
  • Untuk Dokter
  • Artikel
  • Promo
Homepage/Artikel/Kesehatan Gigi Dan Mulut/Sisa Akar Gigi Masih Tertinggal, Apa yang Harus Dilakukan?/
Kesehatan Gigi Dan Mulut

Sisa Akar Gigi Masih Tertinggal, Apa yang Harus Dilakukan?

Sisa Akar Gigi
dok. Freepik

Gigimu berlubang atau rusak hingga meninggalkan sisa akar? Perlukah sisa akar gigi ini dicabut atau dibiarkan begitu saja?

 

Beberapa orang yang mengalami kondisi ini biasanya akan membiarkan sisa akar gigi tersebut tanpa dicabut. Alasannya, karena mereka menganggap jika sisa akar gigi tidak akan mengganggu penampilan sehingga dibiarkan begitu saja. Padahal jika dibiarkan dan tidak dirawat dengan benar, kondisi ini bisa menimbulkan berbagai masalah di kemudian hari.

 

Yuk, simak cara mengatasi sisa akar gigi berikut inI!

 

Penyebab akar gigi tertinggal

 

Mengutip berbagai sumber, sisa akar gigi atau gangren radix yang tertinggal di dalam gusi disebabkan oleh berbagai kondisi, misalnya pencabutan gigi yang tidak sempurna hingga karies gigi yang besar sehingga gigi menjadi rapuh. 

 

Selain itu, sisa akar gigi juga bisa disebabkan oleh gigi patah akibat trauma atau benturan keras. Biasanya orang tersebut mengalami benturan yang kencang di daerah mulut dan menyebabkan gigi copot/patah, sehingga meninggalkan sisa akar gigi yang tertinggal di dalam gusi. 

 

Cara mengatasi sisa akar gigi yang tertinggal

 


Sisa akar gigi yang tidak ditangani dengan baik rentan menimbulkan terjadinya infeksi pada jaringan di sekitarnya dan menyebabkan bau mulut/halitosis, nyeri, hingga pembengkakan di gusi.

 

Selain itu, sisa akar gigi yang tidak dicabut juga bisa meningkatkan risiko kista gigi, hingga abses gigi (infeksi yang menyebabkan terbentuknya kantung atau benjolan berisi nanah pada gigi).

 

Mengingat keberadaannya yang berdampak negatif pada kesehatan gigi dan mulut, sebaiknya sisa akar gigi harus segera ditangani dengan baik. Mengutip berbagai sumber, penanganan sisa akar gigi tergantung dari kondisi akar dan jaringan di sekitarnya. 

 

Jika akar gigi yang viable (akar gigi masih utuh dan jaringan penyangga baik), maka bisa dilakukan perawatan dengan pembentukan mahkota gigi (crown). Sedangkan untuk sisa akar yang tidak viable, disarankan untuk melakukan pencabutan ulang untuk mengangkat sisa akar tersebut.

 

Pencabutan sisa akar gigi merupakan tindakan medis yang tidak akan menimbulkan efek samping, selama tindakan itu dilakukan dengan prosedur yang tepat. Setelah dilakukan pencabutan, dokter gigi akan menyarankan kamu untuk menggunakan gigi palsu atau implan guna menggantikan fungsi dari gigi yang hilang.

 

Nah, sebelum melakukan tindakan pencabutan, ada baiknya kamu melakukan foto rontgen atau x-ray untuk melihat bentuk dari akar gigi tersebut. Foto rontgen atau x-ray berguna memudahkan dokter gigi untuk memprediksi tingkat kesulitan yang akan dihadapi pada saat pencabutan.