icon
Rata
Home
Apa itu Rata?
Cara Konsultasi
Klinik Rata
Untuk Dokter
Artikel
Promo
Rata
icon
  • Apa itu Rata?
  • Cara Konsultasi
  • Klinik Rata
  • Untuk Dokter
  • Artikel
  • Promo
Homepage/Artikel/News/Hanya 2,8% Orang Indonesia yang Sikat Gigi dengan Benar/
News

Hanya 2,8% Orang Indonesia yang Sikat Gigi dengan Benar

Hanya 2,8% Orang Indonesia yang Sikat Gigi dengan Benar
dok. Freepik

Menjaga kesehatan mulut dan gigi seharusnya sudah menjadi hal yang wajib dilakukan setiap orang. Sayangnya, masih banyak masyarakat Indonesia yang kurang paham cara menjaga kesehatan mulut dan gigi dengan benar dan berujung pada tingkat kerusakan gigi yang tinggi.


Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Rikesdas) tahun 2018, hanya 2,8% orang Indonesia yang menyikat gigi dengan benar. Angka ini hanya mencakup cara menyikat gigi saja, sebuah hal mendasar dalam menjaga kesehatan mulut dan gigi, namun masih banyak orang salah melakukannya.


Hal ini mungkin juga bisa didasari dengan tidak meratanya pembagian dokter gigi di Indonesia dan kurangnya edukasi kesehatan gigi dan mulut terhadap masyarakat. Dijelaskan oleh Dr. drg. Hananto Seno, SpBM(K), MM. selaku Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Kedokteran Gigi Indonesia (PB PDGI) periode 2017-2022, dari 53% orang yang memiliki keluhan sakit gigi, hanya 10% saja yang mendapatkan perawatan.



Saat ditemui dalam acara Ratanovation beberapa waktu lalu, drg. Seno juga menjelaskan bahwa perbandingan kerusakan gigi orang Indonesia adalah 1:7. Artinya, satu orang memiliki 7-8 kerusakan gigi. Angka ini cukup tinggi untuk kasus kerusakan gigi.


Tidak heran jika masih banyak orang Indonesia yang mencari alternatif dengan datang ke tukang gigi. Sayangnya, praktek ilegal seperti itu membuat banyak pertumbuhan gigi anak-anak Indonesia menjadi gingsul dan berantakan.


“Karena itu, ini tugas kita semua sebagai dokter gigi dan juga pengurus PDGI untuk selalu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan mulut & gigi sejak dini dengan memberikan Dental Health Education (DHE) atau edukasi kesehatan gigi dan mulut yang diberikan sejak SD.” ujar drg. Seno.


Walaupun begitu, beliau pun sadar memperbaiki ketidaksetaraan ini bukanlah hal yang mudah dan tidak harus selalu dimulai dari hal besar. Karena itu, beliau senang dan bangga bahwa Rata.id telah memulainya dengan membuat acara Ratanovation dengan memberikan pemeriksaan gigi gratis dan edukasi kepada anak yatim cara menyikat gigi yang benar.



Beliau berharap bahwa ini adalah awal untuk selalu meningkatkan kesehatan mulut dan gigi orang Indonesia. “Semoga kedepannya, orang-orang lebih sadar dalam merawat mulut dan gigi mereka, bukan hanya rajin menyikat gigi tapi juga kontrol gigi rutin setiap 6 bulan sekali,” jelasnya lagi.


Untuk kamu yang mau melakukan periksa gigi dengan dokter gigi Rata secara rutin, bisa datang ke Klinik Rata terdekat. Saat ini Klinik Rata sudah tersebar di lebih dari 20 kota di Indonesia. Cek website dan Instagram @rata.id untuk info lengkapnya!

komentar

0/1000

Belum ada komentar

Jadi yang pertama memberikan komentar