Gigi Berjejal Ringan hingga Berat, Bisakah Diratakan Tanpa Behel?
Ditinjau secara medis oleh: drg. Jessica Endriyana
Crowding atau gigi berjejal merupakan masalah ortodontik yang sering terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa. Menurut American Association of Orthodontists, kondisi ini biasanya disebabkan oleh ukuran gigi yang lebih besar dari normal, kekurangan ruang di rahang, atau kedua faktor tersebut secara bersamaan.
Di dunia medis, gigi crowding biasanya dikategorikan berdasarkan tingkat keparahannya yaitu ringan (mild), sedang (moderate), hingga berat (severe). Namun, bagaimana dokter gigi menentukan tingkat keparahan berantakan gigi? Simak terus artikel ini untuk tahu jawabannya!
Ciri-ciri Gigi Crowding
Foto Before-After Gigi Crowding
Hal pertama yang perlu diketahui dari gigi crowding adalah tanda-tanda dari kondisinya. Menurut situs WebMd ada beberapa ciri atau tanda dari kondisi ini, seperti:
- Gigi yang tumpang tindih: gigi tumbuh di luar lengkung rahang, atau tidak tumbuh sama sekali dan menempel di bawah tulang atau impaksi karena tidak ada cukup ruang untuk tumbuh di dalam lengkung rahang.
- Tulang rahang kecil: struktur tulang rahang yang terlalu sempit untuk gigi tumbuh sejajar.
- Pola pertumbuhan abnormal: adanya gangguan dari pola pertumbuhan gigi sehingga menyebabkan gigi tidak tumbuh pada posisi yang seharusnya
Baca juga: Maloklusi (Gigi Berantakan): Pengertian, Penyebab, Jenis & Cara Mengatasinya
Bagaimana Mengetahui Tingkat Keparahan Gigi Crowding?
Tingkat keparahan gigi crowding biasanya didiagnosis melalui pemeriksaan gigi rutin. Dokter gigi akan memeriksa kondisi gigi dan mungkin akan melakukan rontgen gigi untuk mendiagnosis tingkat keparahan berantakan gigi.
“Untuk mengetahui tingkat keparahan gigi, biasanya dokter gigi akan melihat dari ketersediaan ruangan pada lengkung rahang disertai dengan pemeriksaan X-ray atau rontgen gigi panoramic dan sefalometri (jika kekurangan ruangan cukup banyak,” kata drg. Jessica Endriyana, Rata Dentist.
Berikut ini tahapan yang dilakukan dokter gigi ketika melakukan pengecekan tingkat keparahan gigi:
- Pertama, dokter gigi akan melakukan klinis intra oral (dalam mulut) dan ekstra oral (profil wajah).
- Setelah itu, dokter gigi akan melakukan evaluasi kasus gigi pasien (berjejal/renggang/maju, dll).
- Dokter gigi akan melakukan pemeriksaan penunjang, berupa X-ray. Namun, pemeriksaan ini tergantung kasus gigi pasien (panoramik/periapikal/sefalometri).
- Dokter gigi akan menganalisa ruangan dalam lengkung rahang pasien atas dan bawah.
- Terakhir, dokter gigi akan menentukan rencana perawatan gigi pasien (pergerakkan gigi pasien).
Baca juga: Pakai Aligner Rata, Gigi Berjejal Yusup Rata dalam 4 Bulan*
Apa yang Menyebabkan Gigi Berjejal?
Gigi berjejal dapat disebabkan oleh berbagai faktor, dan genetik sering kali menjadi penyebab utamanya. Jika ukuran rahang terlalu kecil, pertumbuhan gigi bisa terganggu sehingga gigi tidak memiliki ruang yang cukup dan tumbuh saling tumpang tindih. Selain faktor keturunan, gigi berjejal juga bisa disebabkan oleh hal-hal berikut:
Gigi susu yang tanggal terlalu dini
Jumlah gigi permanen yang berlebih
Pertumbuhan gigi yang tidak normal
Ukuran gigi yang terlalu besar, yang bisa dikaitkan dengan kondisi genetik tertentu
Kebiasaan mengisap jempol atau penggunaan dot secara terus-menerus setelah usia tiga tahun
Kebiasaan mendorong lidah ke gigi saat menelan (tongue thrusting)
Rahang yang tidak sejajar (maloklusi rahang)
Hambatan saluran pernapasan seperti kebiasaan bernapas lewat mulut
Apa pun penyebabnya, tingkat keparahan gigi berjejal sangat bervariasi. Ada yang hanya mengalami satu gigi tumbuh miring, namun ada juga yang mengalami gangguan pada seluruh barisan gigi karena susunannya tidak tumbuh dengan baik.
Cara Mengatasi Gigi Crowding
Tak hanya mengganggu penampilan, gigi crowding bisa mempengaruhi kesehatan secara umum. Bahkan menurut American Association of Orthodontist, kondisi ini bisa menyebabkan kesulitan berbicara, kesulitan menggigit dan mengunyah makanan, menyebabkan nyeri dan kejang otot di sekitar persendian rahang, hingga menyebabkan kerusakan gigi yang parah karena gigi yang berantakan sulit untuk dibersihkan.
Oleh karena itulah, gigi berjejal sebaiknya segera diatasi dengan perawatan ortodontik. Salah satu perawatan ortodontik terbaik yang bisa mengatasi gigi crowding adalah Clear Aligner™. Clear Aligner™ merupakan perawatan untuk meratakan gigi terkini, solusi alternatif selain behel atau kawat gigi.
Aligner™ gigi terbuat dari bahan plastik bening dengan tekstur yang sangat tipis (kurang dari 1 mm). Tidak seperti behel, Aligner™ gigi didesain transparan sehingga tidak akan mengganggu penampilan. Pemakaian Aligner™ sendiridinilai jauh lebih nyaman dan tidak menyakitkan dibandingkan dengan behel.
Tertarik menggunakan metode ini untuk mengatasi gigi crowding? Salah satu pilihan Clear Aligner™ yang terjamin adalah Rata. Clear Aligner™ Rata bisa meratakan gigi dalam 3-6 bulan*, transparan, dan nyaman dipakai karena terbuat dari medical grade plastic & BPA-free.
Selain bisa mengatasi gigi berjejal, Aligner™ Rata juga bisa menangani berbagai kasus gigi berantakan lain, seperti gigi renggang, gigi gingsul, overbite (gigi tonggos), deep bite (gigitan dalam), crossbite (gigitan silang), hingga open bite (gigitan terbuka).
Sebelum memulai perawatan gigi crowding dengan Aligner™ Rata, sebaiknya untuk mengkonsultasikan terlebih dahulu kasus gigimu dengan dokter gigi Rata ya! Menariknya, di Rata kamu bisa berkonsultasi seputar pemakaian Aligner™ dengan dokter gigi secara GRATIS, lho!
Jadi tunggu apalagi? Yuk, segera jadwalkan konsultasi online dan cetak Aligner™ gigi kamu yang dipandu oleh dokter gigi Rata! Cek cara konsultasi Rata dan jangan lupa untuk ikuti Instagram @rata.id untuk info promo terbaru!
komentar
Belum ada komentar
Jadi yang pertama memberikan komentar